Dari 41,6 Juta Penerima MBG, 11.640 Orang Alami Keracunan

IMG_20251114_175801

LINGKARMEDIA.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 41,6 juta orang hingga 11 November 2025. Kemudian, sebanyak 14.773 SPPG sudah terbentuk dan tersebar di seluruh Indonesia. Hal itu dipaparkan Dadan dalam rapat dengar pendapat Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025)

Namun, dalam pemaparannya, Dadan juga mengungkapkan sebanyak 11.640 orang mengalami keracunan makanan usai menyantap MBG. Hanya saja, menurut dia, jumlah korban keracunan tersebut sedikit berbeda dengan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dadan menyebut, berdasarkan data Kemenkes, ada total 13.371 penerima manfaat MBG yang keracunan. “Jika dilihat total penerima manfaat yang menerima gangguan kesehatan itu yang rawat inap ada 636 kalau di data kami. Kalau di kemenkes 638, beda dua. Tapi kami akan sinkronkan,” ujar Dadan, Rabu. “Kemudian, yang rawat jalan di data kami 11.004. Di Kemenkes 12.755. Sehingga totalnya kalau berbasis laporan Kemenkes itu 13.371 penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan akibat program Makan Bergizi,” katanya lagi.

MBG Sumbang 48 Persen Kejadian Keracunan Pangan Dalam kesempatan itu, Dadan juga mengungkapkan bahwa program MBG menyumbang 48 persen dari total kejadian keracunan pangan di Indonesia, selama hampir 10 bulan berjalan.

Dia menjelaskan bahwa terdapat 211 kejadian keracunan akibat MBG. Sedangkan, secara keseluruhan terdapat 441 kejadian keracunan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, dia mengungkapkan, MBG menyumbang 48 persen kejadian keracunan pangan di Indonesia.

Tim

Redaksi