Diduga Akibat Peluru Rekoset Dua Mahasiswa UNP Terluka Saat Selebrasi Sempro
LINGKARMEDIA.COM – Dua orang dilaporkan mengalami luka yang diduga akibat tembakan di kawasan depan Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi ketika sejumlah mahasiswa tengah menggelar selebrasi seminar proposal (sempro) di area alun-alun kampus.

Kedua korban diketahui bernama Nova Wirantika (25), mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP, dan Guruh Guino, seorang warga sipil yang merupakan teman salah satu mahasiswa UNP.
Insiden yang mengejutkan civitas akademika itu dibenarkan oleh Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni. Ia mengatakan bahwa salah satu korban merupakan mahasiswa aktif UNP yang saat kejadian sedang berada di kawasan depan rektorat bersama sejumlah rekannya.
“Iya benar. Ada satu orang mahasiswa UNP yang menjadi korban. Saat kejadian mereka sedang berkumpul atau duduk-duduk di alun-alun depan rektorat,” kata Erianjoni saat dikonfirmasi, Selasa.
Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak kampus, luka yang dialami kedua korban diduga berasal dari peluru rekoset atau peluru pantul. Peluru tersebut diduga berasal dari aktivitas latihan menembak yang dilakukan TNI di kawasan Lapai, sekitar 800 meter dari Kampus Induk UNP.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Seorang saksi berinisial I yang berada di lokasi kejadian mengaku mendengar satu kali suara ledakan sebelum mengetahui adanya korban yang terluka.
“Saya mendengar ada bunyi ledakan. Tidak lama kemudian, seorang laki-laki tiba-tiba tergeletak di trotoar. Setelah diperiksa, terdapat luka di bagian tangannya. Di waktu yang hampir bersamaan, ada seorang mahasiswi yang juga terluka di bagian paha,” ujar saksi kepada wartawan.
Menurut saksi, kedua korban berada dalam jarak yang berdekatan saat kejadian berlangsung. Ia menduga hanya terdengar satu kali suara ledakan dari arah yang belum diketahui secara pasti.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Hingga kini, asal tembakan maupun pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan. Belum ada keterangan resmi dari aparat terkait mengenai sumber proyektil yang melukai kedua korban.
Saksi juga menyebut bahwa Guruh Guino datang ke kampus untuk menghadiri selebrasi seminar proposal yang diikuti kekasihnya. Guruh diketahui merupakan seorang pemain sepak bola yang berkiprah bersama Semen Padang FC.
Sesaat setelah kejadian, petugas keamanan kampus langsung bergerak cepat mengamankan area sekitar lokasi. Mahasiswa yang berada di sekitar alun-alun depan rektorat diminta meninggalkan lokasi guna mengantisipasi kemungkinan adanya insiden lanjutan.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
“Satpam langsung membubarkan mahasiswa yang berada di sekitar lokasi karena khawatir ada kejadian lanjutan,” kata saksi.
Tidak lama berselang, ambulans dari klinik kampus tiba di lokasi untuk mengevakuasi kedua korban. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina Padang guna mendapatkan penanganan medis.
Nova Wirantika dilaporkan mengalami luka cukup serius pada bagian paha kiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, proyektil diduga masih bersarang di tubuh korban sehingga harus dilakukan tindakan operasi.
Meski dalam kondisi sadar, Nova menjalani operasi pada Selasa malam untuk mengeluarkan proyektil yang diduga menjadi penyebab luka tersebut.
Sementara itu, Guruh Guino mengalami luka pada bagian atas pergelangan tangan. Setelah mendapatkan penanganan awal di RS Hermina Padang, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Ganting Padang untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan kampus yang tengah dipadati mahasiswa. Pihak kampus berharap penyelidikan dapat segera mengungkap penyebab pasti insiden tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, kondisi kedua korban dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan medis. Sementara itu, aparat terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan sumber proyektil yang menyebabkan dua orang terluka dalam kejadian tersebut.
Penulis: Noval
Editor: Ramses








