Dukung Program Makan Bergizi Gratis, DPD APKLI Kota Batu Laksanakan Simulasi
Kota Batu – Upaya mendukung program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Batu melaksanakan simulasi program tersebut dengan sasaran murid-murid SD Junrejo 01 Kecamatan Junrejo Kota Batu pada Jum’at (7/2/2025) pagi.
Pelaksanaan simulasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Chori, Dinas Kesehatan Kota Batu serta Mohamad Munir Ketua Koperasi Sapi Perah Margo Makmur Mandiri.

Kegiatan simulasi ini dilaksanakan dengan pembagian makan bergizi kepada seluruh siswa siswi sekolah dasar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Chori menyambut baik kegiatan APKLI yang mendukung program MBG. Kepada awak media, Chori mengatakan, ” program makan bergizi gratis, tujuannya sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan gizi untuk anak kita, yang sangat penting bagi pertumbuhan, daya tahan dan kesehatan mereka. Yang paling penting adalah bagaimana untuk memenuhi kebutuhan nutrisi “.

” Makan bergizi yang sedang dilaksanakan pemerintah bisa memberikan dampak bagi daerah, karena apa, sumber bahan bakunya harus berbahan basis lokal. Sebisa mungkin dapat menggandeng pengusaha lokal baik UMKM maupun koperasi sehingga ada perputaran uang yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, ” ujar M. Chori.
Di Kota Batu sejumlah kurang lebih 32.383 anak sekolah mulai PAUD, SD, SMP yang masuk dalam satuan pendidikan yang akan mendapatkan program MBG.
Terkait menu yang harus diberikan bagi anak sekolah, Kepala Dinas Pendidikan ini menyampaikan, “makan bergizi ini, menunya harus ketercukupan dan harus terukur. Ada standarisasinya, harus ada ahli gizi yang mengukur kebutuhan, karena setiap anak usianya berbeda kebutuhannya juga berbeda. Itulah yang akan kita edukasi kepada para pengusaha, mereka harus memahami itu. Yang perlu digaris bawahi bahwa program makan bergizi ini nantinya akan ditangani badan gizi nasional “.
Pelaksanaan kegiatan tersebut, Ketua DPD APKLI Kota Batu, Mardi Setyaningsih menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan dukungan program makan bergizi gratis.

” Hari ini kami melaksanakan simulasi dalam mendukung program makan bergizi gratis, kenapa kami mendukung, karena ini adalah program unggulan dari presiden terpilih dan bagaimana ke depannya makan bergizi gratis ini benar-benar bermanfaat bagi generasi muda khususnya siswa-siswa di Kota Batu, ” ungkap Mardi Setyaningsih.
Terpilihnya SD Junrejo 01 sebagai prioritas pelaksanaan simulasi tersebut, bukan tidak ada alasan, hal ini disampaikan Ketua APKLI kepada awak media, ” SD Junrejo 01 ini adalah sekolah dasar yang memiliki program atau penyelenggara pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau Inklusi “.
” Menu-menu yang kami tampilkan merupakan inovasi dari anggota APKLI, ini memang benar-benar bisa mengena, bagaimana packingingnya, higenisnya. Dan juga dapat menambah semangat bagi pelaku usaha bagaimana mereka bisa legalitasnya sebagai identitas pelaku usaha tadi, ” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut pihak APKLI membagikan 400 packing makanan bergizi terdiri dari 5 menu yang berbeda setiap harinya. ” Menu yang kami sediakan merupakan hasil dari komoditi yang ada di Kota Batu, karena Kota Batu adalah kota yang agribisnis, itu yang kami angkat “.
Sementara itu, untuk mendukung penyediaan susu segar, Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri berharap kepada pemerintah dapat melibatkan peternak sapi perah. ” Saya berharap masyarakat peternak sapi perah dapat ikut dilibatkan dalam rangka penyediaan atau program pemerintah makan bergizi gratis. Saya juga berharap serapan susu ini bisa maksimal, paling tidak nanti ada tambahan harga untuk peternak, dan juga untuk kebutuhan gizi, kebutuhan vitamin untuk anak didik kita atau generasi kita bisa lebih optimal “.
Di tempat terpisah, Plt Kepala Sekolah SD Junrejo 01, Sriasih, Spd mengapresiasi kegiatan simulasi makan bergizi gratis yang dilaksanakan APKLI. ” Saya mengucapkan terima kasih kepada asosiasi PKL yang telah memilih sekolah kami sebagai pilot project untuk makan bergizi gratis. Harapan kami nanti setelah program ini sudah berjalan, makanan yang sudah jadi pilot project ini bisa terpilih dan makanan itu mungkin tidak dirubah komposisi gizi dan sebagainya supaya anak-anak ini bisa semakin sehat, bisa berkembang dan bisa tumbuh sehat, ” kata Sriasih saat ditemui awak media di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, beliau berharap pemerintah dapat memikirkan nilai makanan tersebut. ” Pemerintah diharapkan bisa memikirkan nilai dari makanan tersebut, bukan berarti asosiasi itu untuk mencari nilai rupiahnya, tapi bagaimana cara mengolah makanannya menjadi makanan yang benar-benar bergizi “.
” Saya sangat mendukung sekali dan bangga dengan pedulinya PKL terhadap program pemerintah. Ini sangat membantu sekali dengan kepedulian PKL terhadap makanan gratis tapi bergizi, ini tidak semudah yang kita pikirkan, apa lagi dengan nilai uang yang sedikit PKL peduli ini, kami sangat mendukung dan mengapresiasi, ” tutup Plt Kepala Sekolah SD Junrejo 01 dalam akhir wawancara.
(Ji)








