Satgas MBG Blora: Status KLB Keracunan MBG di SMPN 1
LINGKARMEDIA.COM – Sebanyak 204 siswa SMP Negeri 1 Blora diduga keracunan menu disajikan makan bergizi gratis (MBG), Selasa (25/11/2025). Murid-murid mendadak mual, diare, dan pusing.
Sebagian siswa bahkan harus mendapatkan perawatan medis di RS DKT Blora, yang berlokasi tidak jauh dari sekolah.
Sejumlah siswa tampak terbaring di ruang perawatan rumah sakit tersebut. Guru SMPN 1 Blora, Wahyu Yuli, menjelaskan gejala mulai muncul pada Selasa malam.
“Pada malam hari banyak siswa yang mengalami diare. Diduga akibat menu MBG yang dikonsumsi siang harinya. Hari ini sebagian siswa sudah membaik dan masuk sekolah. Yang masih dirawat di RS DKT ada 20 anak,” ujarnya.
Keracunan massal yang dialami 204 siswa SMPN 1 Blora ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Ketua Satgas MBG Blora, Sri Setyorini, Kamis (27/11).
“Penetapan KLB tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Blora menerima surat resmi dari Badan Gizi Nasional menyusul tingginya jumlah siswa yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, pihak yang berwenang mengeluarkan rekomendasi resmi terkait data korban dan perkembangan kasus dari Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora.
Menurutnya, Pemkab Blora tetap bersikap terbuka atas insiden tersebut. Penyedia MBG, yakni Satuan Pelayanan Pengolahan Gizi (SPPG) Karangjati 1 Blora, juga disebut telah menerima surat penghentian operasional sementara dari Direktorat Pemantauan dan Pengawasan melalui Bidang Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II.
“Surat penghentian operasional sudah diterbitkan. Ini bagian dari langkah penanganan dan evaluasi menyeluruh,” jelasnya. Selain itu, pemerintah daerah bersama tim gabungan juga melakukan investigasi lapangan.
Penulis: Tim Pantau MBG
Editor: Panji








