Sebanyak 39 Kontingen Meriahkan Karnaval HUT RI Ke-80 Kecamatan Weleri
Kabupaten Kendal, lingkarmedia.com – Peringatan HUT RI Ke-80 di Kabupaten Kendal Jawa Tengah kali ini Kecamatan Weleri menggelar acara karnaval budaya yang diikuti 39 kontingen dengan mengangkat tema “Weleri Ada, Weleri Bisa”.
Event peringatan yang digelar pada Sabtu (23/8/2025) ini, semua kontingen menampilkan berbagai kreativitas berupa seni budaya kearifan lokal hingga potensi dan prestasi masing-masing kontingen.

Nampak Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M hadir didampingi Kepala OPD, Forkopimda, Forkopimcam, Camat Weleri, Forum Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Pemuda serta Agama dengan mengenakan berbagai busana serta kostum budaya adat.
Kepada awak media, Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo menyampaikan terdapat 39 kontingen mengikuti karnaval Kemerdekaan 2025, dimana kontingen ini meliputi dari satuan pendidikan, pemerintah desa serta masyarakat umum.

Dwi Cahyono mengungkapkan, “Dari satuan pendidikan ada 20 kontingen, dari desa ada 16, kemudian dari umum ada 3. Dan ini dilombakan, temanya kearifan lokan dan seni budaya di Indonesia dan kearifan lokal Weleri”.
Karnaval yang digelar sejak siang hingga sore ini mendapatkan antusias besar dari masyarakat, yang mana acara ini baru digelar setiap tahun.

Menurut salah satu pengunjung, Muyaemah warga Desa Pucuksari saat kepada awak media mengaku dirinya datang sejak pukul 12.00 WIB. Dengan acara karnaval tersebut, Muyaemah mengungkapkan kegembiraannya, “saya sangat senang sekali, karena tiap tahunnya gak mesti ada dan ini dua tahun baru ada. Harapan saya, dengan acara karnaval ini, Weleri dapat bisa maju dan ke depannya bisa lebih ramai lagi”.
Dengan event ini, bukan hanya membawa kebahagiaan bagi warga yang sekedar menonton, namun juga membawa berkah bagi pelaku usaha UMKM yang membuka dagangannya saat karnaval.
Seperti halnya yang diungkapkan seorang pedagang minuman susu fermentasi merk Cimory saat ditemui awak media di sela-sela kesibukannya. Dian bersama kedua saudaranya Amel dan Novi yang merupakan warga Kecamatan Weleri.

Kepada awak media, Dian mengaku berharap karnaval ini terus dilaksanakan. “Kami berharap karnaval ini rutin diadakan, agar meriah dan makin baik”.
Dirinya mengaku dengan karnaval ini dapat menambah pendapatan, “Alhamdulillah karnaval ini dapat menghibur masyarakat dan kami sebagai pedagang dapat berjualan bersama teman-teman sesama pegang, dan yang jelas dapat menambah penghasilan kami”, ungkapnya dengan wajah sumringah.
(Mul)








