Desa Gunungsari Tak Lepas Dari Legenda Dewi Saraswati

IMG-20250824-WA0074

Kota Batu, lingkarmedia.com – Mengungkap legenda Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu menarik untuk dibahas. Pasalnya, dalam cerita masyarakat setempat terdapat legenda Putri Gunung Banyak (red. Bahasa Jawa  yang berarti angsa).

Sebagai penggiat seni dan budaya, Sujono Joned yang juga anggota DPRD Kota Batu komisi B saat ditemui awak media di kediamannya pada Sabtu (23/8/2025) mengisahkan legenda tersebut.

“Legenda Putri Gunung Banyak ini, gunung Banyak merupakan bagian dari gunung-gunung purba yang di tanah Jawa. Gunung Banyak itu kalau dari sini dulu menyerupai hewan banyak (red: Jawa) yang berarti hewan angsa. Jika kita tahu tentang sumber Singo, di situ munculnya Putri Gunung Banyak”, ulasnya.

Menurut kepercayaan warga setempat, pada hari-hari tertentu Putri Gunung Banyak turun ke Sumber Singo. Oleh para arkeolog bahwa tokoh putri merupakan nama lain dari Dewi Saraswati.

“Dewi Saraswati itu dalam legenda Nusantara ada dimana-mana, itu sesuai dengan yang apa biasanya dilakukan. Dewi Saraswati itu turun ketika ada Gunung Pengkolan yang berbentuk menyerupai sayap dan memiliki sumber air dingin dan panas, maka air dinginnya ada di Brau Gunung Goweng sedangkan air panasnya ada di Songgoriti”, ungkap Sujono.

Putri Gunung Banyak berkalung kan bunga mawar, dari legenda yang ada maka Desa Gunungsari penghasil bunga mawar. ” Ini bukan kebetulan, karena legendanya ada di Dewi Saraswati, kalau di sini orang mengenal Putri Gunung Banyak atau Putri Angsa”.

Terdapat simbol yang ada pada Dewi Saraswati atau Putri Gunung Banyak. Dimana dalam simbol tersebut putri legenda ini memiliki 4 tangan, yang mana tangan kanan atas memegang buku merupakan simbol pendidikan, tangan kanan bawah memegang tasbih yang bermakna religius, sedangkan tangan kiri atas memegang bunga petik bermakna kemakmuran dan tangan kiri bawah yang memegang musik petik bermakna budaya.

“Jadi simbol filosofi dari Dewi Saraswati ini menunjukan keseimbangan antara pendidikan, religi, kemakmuran dan budaya. Legenda ini dulu sangat akrab di masyarakat”, ujar Joned yang juga politisi Partai Nasdem Kota Batu.

Dari legenda yang ada ini, pada moment peringatan HUT RI Ke-80 kali ini, pihaknya bersama warga RW 01 dan 02 mengangkat legenda Putri Gunung Banyak, hal ini ditegaskannya agar generasi muda tidak melupakan sejarah leluhurnya.

(Ji)