Kajati Sulsel Kunjungi Kejari Bulukumba, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja
LINGKARMEDIA.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba pada Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi, evaluasi kinerja, serta memastikan seluruh kebijakan dan arahan pimpinan Kejaksaan Republik Indonesia berjalan efektif hingga ke tingkat daerah.
Dalam kunjungan itu, Kajati Sulsel didampingi oleh Asisten Pembinaan (Asbin) Abdillah, Asisten Pengawasan (Aswas) Edy Hartoyo, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Selatan, Oyes Sila Pulungan. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, Erwin Juma, bersama seluruh jajaran pegawai dan staf Kejari Bulukumba.
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Kejari Bulukumba untuk memaparkan capaian kinerja sekaligus menyampaikan berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah hukumnya.
Dalam pemaparannya, Kepala Kejaksaan Negeri Bulukumba, Erwin Juma, menjelaskan bahwa wilayah hukum Kejari Bulukumba mencakup sepuluh kecamatan dengan dukungan sumber daya manusia sebanyak 49 personel. Jumlah tersebut terdiri atas 13 jaksa fungsional dan 36 pegawai tata usaha yang mendukung berbagai fungsi pelayanan dan penegakan hukum.
Selain memaparkan kondisi organisasi, Erwin juga menyampaikan capaian pengelolaan keuangan yang dinilai cukup baik hingga bulan Mei 2026. Dari total pagu anggaran sebesar Rp10,7 miliar, realisasi anggaran telah mencapai 43,31 persen.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Tidak hanya itu, capaian yang lebih menonjol juga terlihat pada sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kejari Bulukumba berhasil membukukan realisasi PNBP sebesar Rp1,64 miliar atau mencapai 397 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp411,5 juta.
Menanggapi laporan tersebut, Kajati Sulsel Dr. Sila H. Pulungan menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Kejari Bulukumba. Namun demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja institusi.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan kunjungan perdana sejak dirinya menjabat sebagai Kajati Sulsel. Selain untuk melihat secara langsung kondisi satuan kerja di daerah, kunjungan tersebut juga membawa sejumlah pesan penting dari Jaksa Agung yang harus menjadi perhatian seluruh insan Adhyaksa.
“Saya meminta seluruh jajaran tidak melakukan praktik transaksional dalam menangani perkara. Integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, teruslah berinovasi untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan dan jaga seluruh sarana serta aset kantor yang dimiliki,” tegas Sila H. Pulungan.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan sangat bergantung pada profesionalisme dan integritas aparat penegak hukum. Karena itu, seluruh pegawai diminta menjaga nama baik institusi dengan bekerja sesuai aturan dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.
Selain menyoroti aspek integritas, Kajati Sulsel juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola administrasi, terutama pengelolaan arsip perkara. Menurutnya, sistem kearsipan yang tertata dengan baik akan mendukung efektivitas kerja sekaligus memudahkan proses pengawasan dan akuntabilitas.
Untuk itu, ia mendorong Kejari Bulukumba agar menggandeng tenaga ahli kearsipan dari pemerintah daerah maupun Kejaksaan Agung guna mempercepat proses digitalisasi arsip. Langkah tersebut dinilai penting dalam menghadapi tuntutan modernisasi birokrasi dan transformasi digital di lingkungan kejaksaan.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Sementara itu, Asisten Pembinaan Kejati Sulsel, Abdillah, memberikan sejumlah arahan terkait pengelolaan administrasi dan kepegawaian. Ia meminta seluruh jajaran Kejari Bulukumba segera melakukan pembenahan terhadap pelaporan pada aplikasi Silabin serta melengkapi data pegawai pada sistem MySimkari.
Menurut Abdillah, ketepatan dan kelengkapan data administrasi merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja satuan kerja. Karena itu, seluruh pegawai diminta lebih aktif memperbarui data serta memahami perkembangan aturan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan agar proses pencairan anggaran direncanakan secara matang sehingga pelaksanaan program kerja dapat berjalan sesuai target. Selain itu, pegawai diminta terus memperbarui pemahaman mengenai tata naskah dinas serta ketentuan penggunaan seragam dinas kejaksaan.
Di sisi lain, Asisten Pengawasan Kejati Sulsel, Edy Hartoyo, menyoroti pentingnya disiplin aparatur dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar tetap berada di tempat saat mengikuti rapat virtual atau video conference (vicon).
Menurutnya, kedisiplinan dalam mengikuti agenda resmi sangat penting untuk memastikan setiap informasi, kebijakan, dan instruksi pimpinan dapat diterima secara utuh tanpa adanya miskomunikasi.
Selain itu, Edy juga memaparkan sejumlah temuan dan catatan hasil evaluasi inspeksi umum maupun inspeksi khusus yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Kejari Bulukumba. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain optimalisasi pemanfaatan perpustakaan, kepatuhan dalam pelaporan realisasi kinerja dan Barang Milik Negara (BMN), penertiban register tahanan, serta percepatan penyelesaian tunggakan perkara pidana khusus.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kejati Sulsel berharap Kejari Bulukumba dapat terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat integritas aparatur, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan kepada masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara pimpinan dan jajaran di daerah, berbagai target kinerja institusi diharapkan dapat tercapai secara optimal sepanjang tahun 2026.
Penulis: Ady/Kontributor
Editor: Samsu








