Karnaval Budaya, Rangkaian Acara Bersih Desa Pesanggrahan Ke-169
Kota Batu, lingkarmedia.com – Sebanyak 13 kontingen peserta dari 13 RW yang ada di Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu, Kota Batu mengikuti acara karnaval budaya dalam rangka Bersih Desa Pesanggrahan ke-169. Gelaran karnaval ini digelar dalam satu hari yang dilaksanakan pada Minggu, (15/6/2025) siang.
Nampak hadir di panggung Kehormatan, Lurah Pesanggrahan Imam Wahyudi, SE, beserta Istri dan Camat Batu Sasongko Fitra A, S IP MH beserta Istri serta seluruh perangkat Kelurahan Pesanggrahan dan dihadiri anggota DPRD kota Batu dari fraksi PKB M. Hasan Abdillah, M. Pd., Danramil Kota Batu Kapten Arh Jumawi.

Di tengah-tengah pelaksanaan karnaval budaya, Imam Wahyudi saat ditemui awak media menerangkan bahwa karnaval ini merupakan rangkaian acara bersih desa yang dilaksanakan tiap tahunnya.
” Saya atas nama pemerintahan Desa Pesanggrahan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pesanggrahan yang mengikuti rangkaian acara bersih desa yang ke-169, dan hari ini melaksanakan karnaval budaya yang diikuti seluruh RW yang ada di Kelurahan Pesanggrahan,” ujar Imam Wahyudi.

Pada karnaval budaya ini, masing-masing peserta mengangkat tema yang sudah ditentukan pihak kelurahan. ” Tema masing-masing peserta yang menentukan dari pemerintah desa, sehingga kami yang berada di Desa Pesanggrahan ini lokasinya tepat di jalur provinsi, maka kami harus membuat tema, juri penilai. Sehingga karnaval budaya ini sesuai tema yang kita berikan”.
Dalam pelaksanaan ini, akan dipilih peserta terbaik sebagai pemenang dengan katagori juara 1,2 dan 3 yang akan diberikan hadiah.
Dari 13 peserta karnaval budaya ini terdapat 13 tema yang disesuaikan tampilannya. Masing-tema tersebut yakni, RW 1 mengangkat tema ” The Legend of Ramayana ” Rama dan Shinta”., RW 2 dengan tema ” Bandung Bondowoso – Roro Jonggrang”., RW 3 tema ” Wayang Wong”., RW 4 tema ” Tan Hana Dharma Mangrwa”., RW 5 tema ” Matah Ati Sang Ratu Adil Mesanggrah Ing Perdikan Mbatu”., RW 6 mengangkat tema ” Udik Udik Beras Kuning”., RW 7 tema ” Maung Syama”., RW 8 dengan tema ” Tari Borneo-Tuwun Lan Ngembaka”., RW 9 mengangkat tema ” Bedo Rogo Sini Roso”., RW 10 dengan tema ” Btari Sri Angreksa Bhumi”., RW 11 angkat tema ” The Post Cultural of Warok in East Java., RW 12 tema ” Berdaya dan Berbudaya”, dan RW 13 tema ” Memperkokoh Idiologi Pancasila Menuju Indonesia Emas”.
(Ji)








