Musrenbang Kecamatan Batu, 42 Usulan Prioritas Didominasi Pembangunan Infrastruktur
Kota Batu, lingkarmedia.com – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kota Batu 2025 digelar di Hotel Aston INN Batu pada Kamis (27/2/2025) siang. Hadir pada Musrenbang ini Ketua dan Wakil Ketua DPRD kota Batu, anggota DPRD dapil Kecamatan Batu, Camat Batu, Plt. Bapelitbangda Kota Batu, Asisten Daerah I, II, III, Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Batu, Danramil Batu, Kapolsek Batu, ketua penggerak PKK, Plh Dirut PDAM, ketua RW se Kecamatan Batu serta UMKM 8 desa di Kecamatan Batu.
Camat Batu Sasongko Fitra Adhitama, S. IP., MH dalam laporannya berharap dalam kegiatan yang menggunakan APBD dapat melibatkan UMKM. Pada Pra Musrenbang kecamatan Batu yang dilaksanakan pada 29 Februari 2025 terdapat 539 usulan yang didominasi pembangunan infrastruktur, yang pada akhirnya dikerucutkan menjadi 42 usulan prioritas, meliputi : 6 usulan dari Kelurahan Sisir, Songgokerto 5 usulan, Temas 6 usulan, Ngaglik 5 usulan. Desa Sumberejo 5 usulan, Oro-oro Ombo 8 usulan, Sidomulyo 4 usulan dan Desa Pesanggrahan 3 usulan.
Isu strategis pengelolaan sampah, saluran air, tebing penahan tanah, sarana olah raga, jalan tembus dan penataan tiang, kabel dan pipa pada rumija ( ruang milik jalan) .
Ketua DPRD kota Batu, H M. Didik Subiyanto, SH dalam sambutannya menyampaikan, bahwa musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah tahunan bagi para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk mendapat masukan mengenai kegiatan-kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang didasarkan dari desa, kelurahan yang menyepakati rencana kegiatan lintas desa dan kelurahan.

Didik Subiyanto mengatakan, ” pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang dilakukan untuk mencapai kondisi ideal yang kita inginkan “.
” Keberhasilan suatu program pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur. Hari ini kita melaksanakan musrenbang tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan untuk tahun 2026 mendatang, atau disebut juga penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2026, ” lanjutnya.
Pada sela-sela acara musrenbang, secara virtual, Wali Kota Batu Nurochman SH MH didampingi Wakil Wali Kota Heli Suyanto SH MH, yang saat ini mengikuti retret kepala daerah di Magelang menegaskan, ” musrenbang merupakan momentum terbaik bagi stakeholder masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasan, usulan-usulan pembangunan baik fisik maupun non fisik, usulan ini akan kita bawa, kita manage menjadi bagian dokumen penting dari proses penyusunan APBD 2026 “.

Melanjutkan apa yang disampaikan Wali Kota Batu, Drs. Zadim Efisiensi, MSi berjanji akan mengakomodir seluruh usulan prioritas dari Kecamatan Batu. Zadim Efisiensi mengatakan, ” dari yang disampaikan pak camat tadi, dari 539 usulan menjadi 42 usulan prioritas, dengan persetujuan dari DPRD dapil Kecamatan Batu juga dari OPD terkait, Insya Allah dari 42 usulan akan kita akomodir semua “.
Sementara itu, ditempat terpisah, Sasongko Fitra Adhitama yang didampingi Lurah Temas Adi Santoso, ST kepada awak media berharap dari 42 usulan prioritas yang diusulkan dapat diakomodir oleh pemerintah kota baik melalui penyusunan APBD reguler atau melalui pokir dewan.

” Dari jumlah usulan hampir 99% merupakan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, ” ujar Sasongko.
Menyinggung penyerahan PSU di wilayah Kecamatan Batu, Sasongko mengatakan, ” karena PSU juga menjadi perhatian dan menjadi tanggung jawab pemerintah, kalau tidak diserahkan akan menjadi PR bagi kita semua. Harapan kami ada tindakan jemput bola dari dinas terkait untuk berkomunikasi dengan pengembang, sehingga sarana-sarana umum yang ada bisa segera diserahkan kepada pemerintah, dan nantinya jika ada kerusakan-kerusakan pemerintah bisa mengcover memperbaiki sarana tersebut “.
Pada akhir pelaksanaan musrenbang, dilakukan penandatanganan dokumen usulan yang telah disepakati.
(Ji)








