Program Ketahanan Pangan, Dinpertan dan KP Gandeng TP PKK Kota Batu
Kota Batu, lingkarmedia.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) serta ketahanan pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu menggandeng Tim penggerak PKK Kota Batu melaksanakan panen ikan nila dengan tema Inovasi Gebyarkan Angan.
Panen ribuan ikan jenis nila ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian, Dusun Durek Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji Kota Batu pada Rabu (30/7/2025) siang.

Acara ini dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, Siti Faujiyah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan dan KP) Heru Yulianto, Camat Bumiaji, Thomas Maydo serta beberapa OPD.
Pada kesempatannya, Siti Faujiyah saat ditemui awak media di sela-sela kegiatan menyampaikan, panen ikan yang dilakukan saat ini merupakan program peningkatan ketahanan pangan yang juga salah satu dari visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tentang ketahanan pangan.

“Ini merupakan kegiatan yang digagas dinas pertanian dan ketahanan guna mensukseskan program ketahanan pangan yang juga menjadi visi misi walikota kota dan wakil wali kota Batu”, ungkap Ketua TP PKK Kota Batu.
Dengan kegiatan di Dusun Durek ini, Siti Faujiyah mengatakan, “harapannya dengan kegiatan panen ikan ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh warga lingkungan sekitar”.
Lebih lanjut, Ketua TP PKK Kota Batu ini menegaskan bahwa pihaknya bersinergi dengan dinas pertanian dan ketahanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Menambahkan apa yang disampaikan Ketua TP PKK Kota Batu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto mengatakan,” kegiatan kita lakukan ini salah satunya untuk mendukung program ketahanan pangan yang disampaikan bapak presiden. Kebetulan di pemerintahan Kota Batu, salah satu visi misi walikota dan wakil wali Kota Batu terkait ketahanan pangan, penanggulangan stanting dan pengentasan kemiskinan”.

“Untuk itu, kita dari dinas pertanian dan ketahanan pangan punya komitmen berupaya meningkatkan keberhasilan ketahanan pangan. Salah satunya dengan panen ikan ini”, ujar Heru Yulianto.
Ditambahkannya, program ternak ikan nila ini menggunakan sistem Bio Flok, dimana dengan sistem ini waktu panen akan lebih cepat dari yang biasanya 6 bulan panen menjadi 4 bulan.
Menurut Heru, sistem bio flok ini sangat cocok untuk ternak ikan di wilayah Kota Batu. “Ketinggian wilayah Kota Batu ini antara 600 sampai 2000 MDPL yang termasuk dingin. Untuk perkembangan pertumbuhan ikan kurang bagus atau lambat, tapi dinas pertanian dan ketahanan pangan punya program bio flok. Dengan bio flok ini ikan yang biasa kita panen enam bulan sekali bisa empat bulan sekali’.
Program bio flok ini, pihaknya berencana akan mengembangkan di desa-desa lainnya, dengan harapan Kota Batu yang memiliki banyak sumber mata air dapat meningkatkan sektor perikanan.
Dengan menggandeng PKK, Heru Yulianto menegaskan, “kenapa kita menggandeng PKK, karena salah satu tim penggerak PKK itu banyak program kegiatan yang mendukung visi misi ketahanan pangan dari bapak presiden”.

Sementara itu, Camat Bumiaji Thomas Maydo menjelaskan bahwa kegiatan yang ada di wilayahnya merupakan bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan. ” Semoga ini menjadi percontohan untuk desa-desa di Kota Batu terutama di Kecamatan Bumiaji. Pemerintah kecamatan sangat mensuport kegiatan ini, karena di Bumiaji memiliki suport air yang berlimpah”.
Senada apa yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Camat Bumiaji ini menuturkan,”peran PKK sangat penting, mereka memiliki program -program bagus terkait peningkatan kesejahteraan keluarga”.
(Ji)








