Nasdem Deli Serdang Kecam Cover Tempo Yang Menyingung Surya Paloh

IMG-20260416-WA0226

LINGKARMEDIA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Deli Serdang menyatakan sikap tegas terkait pemberitaan media Tempo yang dinilai menyinggung Ketua Umum Surya Paloh, Kamis (16/4/2026).

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas isu yang beredar mengenai kemungkinan merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra. Kader di daerah mengaku gerah dan marah karena menganggap informasi tersebut tidak benar serta merugikan citra partai.

Ketua DPD Partai NasDem Deli Serdang, Nusantara Tarigan Silangit, menegaskan bahwa seluruh kader tetap solid dan tegak lurus terhadap kepemimpinan Surya Paloh. Ia menyebut kabar yang dimuat tersebut sebagai informasi yang tidak berdasar.

Baca juga : https://lingkarmedia.com/ribuan-buruh-demo-di-dpr-tuntut-sahkan-uu-ketenagakerjaan/

“Kami tegaskan kami tegak lurus dengan Pak Surya Paloh. Apa yang dibuat Tempo kami nilai hoaks dan itu tidak mungkin terjadi. Ketua partai masih Pak Surya Paloh, dan tidak ada tanda-tanda perubahan seperti yang diberitakan,” ujar Nusantara saat memberikan keterangan di kantor DPD Partai NasDem Deli Serdang.

Menurutnya, jika benar ada kondisi internal yang mengarah pada merger atau permasalahan finansial sebagaimana disinggung dalam pemberitaan, maka kader di daerah sudah merasakan dampaknya. Namun hingga saat ini, ia memastikan tidak ada beban atau perubahan signifikan yang dirasakan oleh struktur partai di daerah.

Lihat juga : https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

“Kalau misalnya Pak Surya Paloh dianggap pailit atau partai dalam kondisi sulit, pasti kami di daerah sudah merasakan. Tapi faktanya tidak seperti itu,” tambahnya.

Kader Nilai Pemberitaan Melukai

Dalam kesempatan tersebut, Nusantara didampingi jajaran pengurus DPD dan DPC, termasuk Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Deli Serdang, Bongotan Siburian. Mereka kompak menyatakan keberatan atas isi pemberitaan yang dianggap melukai perasaan kader.

Selain isi berita, karikatur yang ditampilkan juga dinilai tidak pantas dan cenderung melecehkan sosok Surya Paloh sebagai tokoh nasional sekaligus pendiri partai.

“Yang disajikan itu sangat melukai hati kami sebagai kader. Apalagi dengan adanya karikatur yang kami anggap tidak pantas. Kami sangat menyayangkan hal tersebut,” kata Nusantara.

Meski pihak Tempo telah menyatakan bahwa laporan yang dibuat telah melalui kaidah jurnalistik, Nusantara menegaskan pihaknya tidak sependapat dengan klaim tersebut. Ia menilai seharusnya ada proses verifikasi yang lebih mendalam sebelum informasi dipublikasikan.

“Mereka seharusnya melakukan kroscek yang jelas. Tanyakan sumbernya dari mana soal isu merger itu. Hari ini NasDem termasuk empat besar partai nasional, bagaimana mungkin tiba-tiba disebut akan digabung?” ujarnya.

Lihat juga : https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/

Tegaskan Soliditas Internal

Lebih lanjut, Nusantara menjelaskan bahwa kondisi internal Partai NasDem, khususnya di Deli Serdang, tetap solid. Ia bahkan mengungkapkan bahwa dalam aksi yang digelar di Kantor DPW Partai NasDem, ratusan kader dari daerahnya turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap partai dan ketua umum.

“Ada sekitar 115 kader dari Deli Serdang yang datang dalam aksi tersebut. Itu bukti bahwa kami solid dan tetap mendukung Pak Surya Paloh,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa apabila ke depan terjadi regenerasi kepemimpinan, kader berharap proses tersebut tetap berada dalam garis internal partai. Nama Prananda Surya Paloh disebut sebagai sosok yang dinilai layak melanjutkan estafet kepemimpinan, bukan pihak luar.

“Kalau pun nanti ada proses kepemimpinan, tentu kami berharap itu dilanjutkan oleh kader internal, seperti Prananda Surya Paloh, bukan pihak lain,” tegasnya.

Lihat juga : https://x.com/LingkarMed

Isu Keluar-Masuk Kader Dinilai Wajar

Menanggapi isu adanya kader yang keluar dari partai, Nusantara menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa dalam dinamika politik. Ia menegaskan jumlah kader yang keluar sangat kecil dibandingkan dengan yang bergabung.

“Kalau ada yang keluar, jumlahnya sangat sedikit. Mungkin hanya beberapa orang dari ribuan kader. Itu hal biasa dalam organisasi. Justru yang masuk lebih banyak,” ungkapnya.

Ia kembali menekankan bahwa inti dari reaksi keras kader saat ini adalah karena mereka merasa figur Surya Paloh diperlakukan tidak semestinya dalam pemberitaan tersebut.

“Intinya kami marah karena Pak Surya Paloh seolah dijadikan bahan mainan. Itu yang tidak bisa kami terima,” tutup Nusantara.

Seruan untuk Jurnalisme Berimbang

DPD Partai NasDem Deli Serdang berharap ke depan media dapat lebih mengedepankan prinsip jurnalisme berimbang, terutama dalam menyajikan isu-isu sensitif yang menyangkut tokoh publik dan partai politik.

Mereka menilai, di tengah situasi politik yang dinamis, informasi yang tidak akurat dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi politik.

Dengan klarifikasi ini, Partai NasDem Deli Serdang menegaskan kembali komitmennya untuk tetap solid, menjaga marwah partai, serta mendukung penuh kepemimpinan Surya Paloh di tingkat nasional.

Penulis: Fani A

Editor: Ramses