Tertangkap, Begal Bersajam Dipermak Warga Tanjung Morawa

IMG_20260416_153557

LINGKARMEDIA.COM – Aksi nekat komplotan begal sepeda motor di wilayah Tanjung Morawa berujung apes. Seorang pelaku berhasil diringkus warga dan nyaris menjadi korban amuk massa di Gang Rotan, Desa Buntu Bedimbar, Kamis (16/4/2026) pagi.

Peristiwa ini terjadi saat situasi lingkungan mulai ramai oleh aktivitas warga. Menurut informasi yang dihimpun, komplotan begal yang berjumlah tiga orang mencoba merampas sepeda motor milik warga yang hendak berbelanja di kawasan Jalan Perumnas, Gang Rotan, Desa Bangun Sari Baru.

Baca juga : https://lingkarmedia.com/polrestabes-medan-musnahkan-52-kilogram-sabu-yang-diselundupkan-dari-aceh/

Namun, aksi tersebut gagal setelah warga sekitar dengan cepat merespons dan melakukan pengejaran. Dari tiga pelaku, satu orang berhasil ditangkap, sementara dua lainnya melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Pelaku yang tertangkap langsung menjadi sasaran kemarahan warga. Ia diamankan di sekitar warung milik Pak Ucok Kobra, lokasi yang seketika dipadati warga yang geram atas maraknya aksi kriminalitas di wilayah tersebut.

Lihat juga : https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Beruntung, aparat dari Polsek Tanjung Morawa bersama personel dari Koramil Tanjung Morawa segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Kehadiran petugas berhasil mencegah pelaku dari kemungkinan luka parah akibat amukan massa.

Aiptu Tugiman selaku Bhabinkamtibmas yang berada di lokasi menjelaskan bahwa pelaku merupakan seorang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor.

“Terduga kita amankan dari amukan warga dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Tanjung Morawa guna proses lanjut bersama barang bukti sepeda motor Honda Vario yang diduga hasil curian,” ujarnya.

Lihat juga : https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/

Meski telah diamankan petugas, suasana sempat memanas. Warga yang telah berkumpul tampak masih emosi dan beberapa di antaranya sempat melayangkan pukulan ke arah pelaku saat hendak dimasukkan ke dalam mobil patroli. Aparat dengan sigap langsung membawa pelaku untuk menghindari kerumunan yang semakin tak terkendali.

Dari keterangan warga, pelaku dan dua rekannya diketahui menggunakan senjata tajam saat beraksi. Hal ini membuat warga semakin geram karena aksi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Lihat juga : https://x.com/LingkarMed

Dalam interogasi awal yang dilakukan warga sebelum polisi tiba, pelaku mengaku berasal dari wilayah Tembung. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak beraksi sendirian, melainkan bersama dua rekannya yang kini masih buron.

Lebih lanjut, terungkap bahwa komplotan ini diduga baru saja melakukan aksi perampokan sepeda motor di wilayah Desa Bandar Labuhan, yang juga berada di Kecamatan Tanjung Morawa. Sepeda motor yang berhasil dirampas dalam aksi sebelumnya diketahui berjenis Honda Vario.

Informasi tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa komplotan ini telah beberapa kali melakukan aksi serupa di wilayah Deli Serdang dan sekitarnya. Polisi kini tengah mendalami keterkaitan pelaku dengan sejumlah laporan kehilangan kendaraan bermotor yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Setelah diamankan, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Tanjung Morawa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan satu unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian mengingat maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran kota. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di pagi atau malam hari yang rawan tindak kejahatan.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak main hakim sendiri meskipun berhasil menangkap pelaku kejahatan. Tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum dan dapat membahayakan keselamatan pelaku maupun warga itu sendiri.

Peran aktif masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum memang sangat dibutuhkan, namun harus tetap dilakukan dalam koridor hukum yang berlaku. Melaporkan kejadian kepada pihak berwenang menjadi langkah yang paling tepat untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. Identitas keduanya kini telah dikantongi dan proses pengejaran sedang berlangsung.

Aparat juga membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik aksi begal ini. Oleh karena itu, pengembangan kasus akan terus dilakukan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku lain yang masih buron. Kerja sama antara warga dan aparat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku yang tertangkap masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tanjung Morawa. Polisi akan menjerat pelaku dengan pasal terkait pencurian dengan kekerasan, yang ancaman hukumannya cukup berat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aksi kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal.

Penulis : Fani A.

Editor: Ramses