Pengerjaan PSN Pemasangan Pipa Gas Bumi Dikeluhkan Warga

IMG-20260108-WA0103

LINGKARMEDIA.COM – Pemasangan pipa gas bumi yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kecamatan Weleri dikeluhkan warga. Pasalnya, dalam pelaksanaan proyek ini terkesan kurang adanya kehati-hatian dalam melakukan penggalian lubang yang digunakan menanam pipa gas bumi tersebut.

Ketidak hati-hatian tersebut, dalam penggalian lubang justru merusak beberapa pipa air bersih baik yang dari warga maupun dari PDAM. Hal ini diungkapkan salah satu Kepala Desa di Kecamatan Weleri saat ditemui awak media di kantornya pada Kamis (8/1/2025) siang.

Kepada awak media, dirinya mengeluhkan pekerjaan penggalian lubang di wilayahnya. “Kemarin dan tadi juga begitu, selalu ada pipa air dari warga maupun PDAM yang pecah”.

Kades ini menyayangkan dari pihak kontraktor sendiri tidak ada tanggung jawab untuk memperbaiki. “Tidak ada perbaikan yang dilakukan dari pihak kontraktor, justru yang memperbaiki dari warga sendiri, kalau dari PDAM ya,, orang PDAM sendiri juga. Harusnya mereka bertanggung jawab atas kerusakan pipa air bersih tersebut,” ungkapnya kepada awak media.

Saat awak media melakukan penelusuran kepada beberapa pekerja proyek, didapatkan informasi bahwa pengerjaan di lapangan diserahkan kepada Subkon yang sifatnya perorangan secara borongan. Dimana pengerjaan tersebut berupa penggalian, pemasangan pipa dan finishing. Masing-masing pengerjaan tersebut diserahkan kepada 3 Subkon yang berbeda.

“Pekerjaan ini ada tiga bagian, mulai dari penggalian, pemasangan pipa dan finishing yang dikerjakan tiga Subkon berbeda-beda. Masing-masing pekerjaan diborongkan kepada masing-masing Subkon,”ujar salah satu pekerja bagian finishing yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya saat penggalian saja, warga juga mengeluhkan pengerjaan finishing nya, dimana bekas galian pipa tidak diperbaiki seperti semula.

“Beberapa jalan berupa aspal dan yang dicor beton, usai digali tidak diperbaiki lagi. Kami berharap bekas galian bisa diperbaiki kembali, jangan hanya meninggalkan bekas lubang yang dapat membahayakan pengguna jalan,” ujar Ilyas warga Kecamatan Weleri.

Sementara, pihak pemegang kontrak pengerjaan PSN Kabupaten Kendal, PT. KSM,Tbk sebagai penanggung jawab proyek. Saat awak media ingin mengkonfirmasi terkait keluhan warga, pihak perwakilan kontraktor sedang tidak ada di tempat.

Penulis : Samsu

Editor : Ramses