Jaksa Agung ST Burhanuddin Rotasi 17 Pejabat Kejaksaan

image_750x_6a0fb30f285a3_copy_836x418

LINGKARMEDIA.COM – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi dan mutasi pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Sebanyak 17 pejabat kejaksaan dari berbagai wilayah di Indonesia masuk dalam daftar mutasi dan promosi jabatan yang ditetapkan pada Mei 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-518/C/05/2026 tanggal 20 Mei 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/kejari-ternate-bongkar-dugaan-korupsi-retribusi-pasar-gamalama/

Rotasi ini mencakup sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), koordinator pada Kejaksaan Tinggi, hingga pejabat di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Pengawasan. Mutasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta optimalisasi kinerja institusi Kejaksaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna membenarkan adanya rotasi dan mutasi tersebut. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan pelayanan publik.

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam institusi Kejaksaan sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier,” ujar Anang.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Dalam daftar mutasi terbaru itu, sejumlah nama mendapat promosi ke posisi strategis di berbagai daerah. Salah satunya adalah Agustinus Octavianus Mangotan yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi. Ia kini dipercaya menempati jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Posisi Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi selanjutnya akan diisi Farid Gunawan yang sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen di Kejaksaan Agung.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Sementara itu, Efendri Eka Saputra yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dipromosikan menjadi Kepala Subdirektorat III.B pada Direktorat III Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.

Rotasi juga terjadi di wilayah Jawa Barat. Agustinus Hanung Widyatmaka yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi dipindahkan menjadi Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi kini dipercayakan kepada Tumpal Eben Ezer yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Adapun posisi Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen akan diisi oleh Mico Wiranto Wave Sitohang yang sebelumnya bertugas sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.

Selain itu, Romi Johanes yang sebelumnya bertugas sebagai Pemeriksa Perdata dan Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur mendapat promosi menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.

Di wilayah Sulawesi Selatan, Frendra yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja dimutasi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Jawa Timur. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh Andi Mujahidah Amal yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Reza Hidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi pada Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dipercaya menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Mutasi juga menyasar wilayah Indonesia Timur. Mohammad Nursaitias yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Alor kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.

Sebagai penggantinya, Subhan Gunawan yang sebelumnya bertugas sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara ditunjuk menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Alor.

Nama lainnya yang turut masuk dalam daftar rotasi adalah Singgih Kurniawan. Ia sebelumnya menjabat Pemeriksa Keuangan Teknis pada Inspektorat Muda Keuangan II Inspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung dan kini dipromosikan menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.

Kemudian, Dadi Wahyudi yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara dipindahkan menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Posisi Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara kini diisi Muhammad Junaidi yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil.

Sementara itu, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Singkil dipercayakan kepada Syahron Hasibuan yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Dalam daftar mutasi tersebut, Abu Nawas juga mendapat penugasan baru. Sebelumnya ia menjabat Kepala Seksi Tata Usaha Negara pada Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Kini, ia dipercaya menjadi Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Kejaksaan RI memang rutin dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier, evaluasi kinerja, dan penyegaran organisasi. Selain untuk meningkatkan profesionalisme aparatur, kebijakan ini juga bertujuan memperkuat sistem penegakan hukum di berbagai daerah.

Dengan adanya perubahan posisi tersebut, Kejaksaan Agung berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Mutasi ini juga menjadi bagian dari upaya Kejaksaan RI dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat pengawasan internal di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan profesionalisme aparat penegak hukum.

 

Penulis: Panji

Editor: Ramses