Aliansi BEM Banyumas Raya Peringati 28 Tahun Reformasi, Prabowo Gagal Jaga Amanah Reformasi
LINGKARMEDIA.COM – Peringatan 28 tahun Reformasi 1998 di Alun-alun Purwokerto, Kamis (21/5/2026), diwarnai aksi mimbar bebas yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banyumas Raya.
Peringatan 28 tahun Reformasi di Banyumas diwarnai aksi mimbar bebas dari sejumlah elemen mahasiswa di Purwokerto. Massa berkumpul di PKM Unsoed sebelum bergerak ke beberapa titik penting di kota.
Koordinator aksi, Nayla R, mengatakan peringatan reformasi seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi terhadap kondisi demokrasi dan keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
“Ketika tuntutan-tuntutan pada masa Orde Baru dulu sudah diperjuangkan, tetapi sampai hari ini belum terealisasi, artinya reformasi selama 28 tahun ini masih belum selesai, masih belum tuntas,” ujar Nayla kepada media.
Mahasiswa membawa tema “28 Tahun Pasca Reformasi: Kegagalan Prabowo Menjaga Amanah Reformasi 1998”.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Dalam aksi ini, mahasiswa menyoroti masih adanya pembatasan terhadap kebebasan berpendapat serta dugaan kriminalisasi terhadap suara kritis masyarakat. Mereka menilai semangat Reformasi 1998 masih belum dirasakan hingga saat ini.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Selain isu demokrasi, mahasiswa turut menolak revisi RUU TNI yang dinilai minim partisipasi publik. Mereka menilai pengesahan regulasi tersebut membuka ruang semakin luas bagi keterlibatan militer di ranah sipil dan pemerintahan.
Selain menyoroti isu dwifungsi TNI, massa aksi juga mengkritik kondisi demokrasi dan penegakan hukum yang dinilai semakin represif.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Mahasiswa menilai masih banyak tindakan pembungkaman terhadap suara kritis masyarakat.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi menjadi celah korupsi.
Di depan Polresta Banyumas, mahasiswa menggelar orasi selama sekitar 10 menit. Massa lalu melanjutkan konvoi sepeda motor menuju Kodim 0701/Banyumas dan kembali menyampaikan kritik terhadap arah demokrasi dan kebijakan negara.
Penulis: Ramses
Editor: Panji








