Warga RW VII Lesanpuro Malang Dorong Kemandirian Perempuan Lewat Lomba Cipta Menu Umbi-Umbian

IMG-20260425-WA0182

LINGKARMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, warga RW VII Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang menggelar kegiatan Lomba Cipta Menu (LCM) berbahan dasar umbi-umbian. Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir Masjid Baiturrahman, Jalan Danau Singkarak, dan mengusung tema “Peran Perempuan dalam Kemandirian”.

Lomba tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemberdayaan perempuan di tingkat lingkungan masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal seperti umbi-umbian, para peserta didorong untuk berinovasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pangan.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/peringati-hari-bumi-2026-grand-mercure-malang-mirama-tanam-mangrove-di-pantai-tamban-malang-selatan/

Ketua Penggerak PKK RW VII, Lia Sri Rahayu, menjelaskan bahwa warga di lingkungannya dikenal kreatif dan memiliki semangat tinggi dalam berinovasi. Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini memberikan peluang bagi seluruh warga, termasuk para lansia, untuk tetap aktif dan produktif.

“Kesempatan untuk berprestasi, berkreasi, dan berinovasi dimiliki semua warga RW VII. Meskipun sudah lansia, kami tetap mendorong mereka agar memiliki semangat untuk terus berkarya. Jika tidak didorong, mereka bisa merasa tidak lagi dibutuhkan,” ujar Sri Rahayu di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, momentum peringatan Hari Kartini ini dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan diri perempuan agar berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka, tanpa terhalang oleh usia. Ia berharap para perempuan di lingkungan RW VII tetap memiliki semangat mandiri dan terus berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Lihat juga : https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Melalui lomba ini, para peserta menampilkan berbagai olahan makanan berbahan dasar umbi-umbian yang dikreasikan menjadi menu menarik dan bernilai gizi tinggi. Sri Rahayu menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang alternatif sumber karbohidrat selain nasi.

“Melalui produk lokal dari umbi-umbian, ibu-ibu dapat memberikan pemahaman bahwa pengganti nasi itu banyak. Umbi-umbian yang kita tampilkan bisa menjadi alternatif karbohidrat dalam mendukung ketahanan pangan di RW VII,” jelasnya.

Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/

Sementara itu, Ketua RW VII Kelurahan Lesanpuro, Achmad Zuhri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara pengurus RW dan PKK yang telah direncanakan sejak lama. Pemilihan momen Hari Kartini dinilai tepat karena sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan.

“Kegiatan ini sudah lama dicanangkan oleh ibu-ibu. Kami hanya menunggu momen yang tepat untuk pelaksanaannya, dan Hari Kartini menjadi waktu yang sangat sesuai,” ujar Achmad Zuhri.

Ia juga menekankan bahwa terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari semangat gotong royong seluruh warga. Menurutnya, kekompakan dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam setiap kegiatan di lingkungan RW VII.

“Kami selalu mengedepankan nilai guyub rukun dan kebersamaan. Semua kegiatan dilakukan dengan semangat gotong royong. Apapun kondisinya, enak atau tidak, kita rasakan bersama,” tambahnya.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Achmad Zuhri berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkembang lebih baik di masa mendatang. Ia juga berharap generasi penerus dapat melanjutkan bahkan meningkatkan kualitas kegiatan yang sudah ada.

“Ke depan, kami berharap kegiatan ini bisa lebih baik lagi. Setiap jabatan pasti ada batasnya, tetapi penerus kami diharapkan bisa melanjutkan dengan lebih baik. Kami yang sekarang akan tetap mendukung dari belakang,” tuturnya.

Antusiasme warga terhadap kegiatan ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 100 orang. Mereka berasal dari berbagai RT di RW VII dan turut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai kreasi menu berbahan dasar umbi-umbian.

Salah satu warga sekaligus pengurus Pokja I RW VII, Marta Magdalena Tauran, mengatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk menggali dan mengangkat potensi makanan lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.

“Lomba cipta menu ini bertujuan untuk menggali dan meningkatkan nilai makanan lokal, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Kami dari Pokja dua dan tiga menantang ibu-ibu untuk mengolah umbi-umbian menjadi menu lengkap, termasuk untuk makan siang,” jelas Magdalena.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di lingkungan RW VII. Para ibu didorong untuk lebih kreatif dan cerdas dalam mengelola sumber daya yang ada di sekitar mereka.

“Di RW VII, kami terus berupaya memberdayakan perempuan agar semakin cerdas sebagai ibu rumah tangga. Tidak hanya mengeluh dengan kondisi ekonomi, tetapi bagaimana mereka bisa mengolah potensi yang ada menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menciptakan kemandirian ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat, mereka dapat menghasilkan menu sehat, bergizi, dan ekonomis.

Peringatan Hari Kartini di RW VII Kelurahan Lesanpuro ini menjadi bukti bahwa semangat emansipasi perempuan terus hidup di tengah masyarakat. Melalui kreativitas, inovasi, dan kebersamaan, perempuan mampu menunjukkan peran pentingnya dalam membangun ketahanan pangan dan kemandirian keluarga.

 

Penulis: Samsu

Editor : Ramses