Sejarah, Peringatan dan Momen Penting di Dunia Pada 24 April

LINGKARMEDIA.COM – Tanggal 24 April diwarnai dengan berbagai peristiwa penting yang terukir dalam sejarah, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Hari ini menjadi alarm dari sejumlah tragedi dan peringatan bersejarah dan unik.

Tragedi runtuhnya Rana Plaza di Bangladesh pada 24 April 2013 menewaskan lebih dari 1.125 nyawa ketika gedung berlantai delapan yang menampung beberapa retail Barat tersebut ambruk. Rana Plaza sebagai pabrik produksi garmen memproduksi baju untuk merek yang kebanyakan berasal dari Eropa dan Amerika Utara, seperti Disney, Walmart, Gap, dan Tommy Hilfiger.

Hal ini menggambarkan kondisi kerja tidak manusiawi yang terjadi pada sektor garmen di Bangladesh. Sebelum insiden, para pekerja telah melaporkan adanya keretakan di struktur bangunan, namun tetap dipaksa bekerja karena tekanan produksi yang tinggi dari perusahaan-perusahaan Barat. Tragedi ini menunjukkan bagaimana logika kapitalisme global yang mengejar keuntungan maksimal dan dibayar dengan upah yang rendah dan perlakuan buruk terhadap para buruh.

Kondisi kerja yang buruk, lemahnya regulasi ketenagakerjaan, serta kasus-kasus tragis seperti runtuhnya gedung Rana Plaza menunjukkan bahwa globalisasi tidak membawa manfaat yang merata. Dalam kasus ini, keuntungan terbesar justru dinikmati oleh aktor-aktor global di luar Bangladesh, sementara buruh lokal menjadi korban eksploitasi sistemik.

Refleksi atas tragedi Rana Plaza Collapse kemudian diperingati sebagai hari Fashion Revolution. Gerakan ini mengajak masyarakat dunia untuk lebih peduli terhadap industri fashien, termasuk transparansi produksi dan perlindungan hak buruh.

Secara internasional, 24 April juga diperingati untuk mengenang tragedi Genosida Armenia. Peristiwa ini merupakan salah satu tragedi kemanusiaan terbesar abad ke-20. Peringatan ini bertujuan untuk menghormati para korban sekaligus mengingatkan dunia agar kejahatan serupa tidak terulang di masa depan.

Tanggal 24 April juga dikenal sebagai Hari Solidaritas Asia-Afrika yang memperingati semangat kerja sama antarnegara berkembang sejak berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah dunia karena memperkuat persatuan negara-negara Asia dan Afrika dalam memperjuangkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan global.

Melansir laman PBB, 24 April juga merupakan Hari Meningitis Sedunia, yang digagas oleh Confederation of Meningitis Organisations. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran tentang penyakit meningitis, pentingnya deteksi dini, serta peran vaksinasi dalam pencegahan.

Hari Internasional Multiratelasime dan Diplomasi Perdamaian juga dirayakan setiap 24 April. Organisasi dunia, PBB secara resmi memperingati hari ini untuk memperkuat kerja sama antarnegara. Tujuan peringatan ini untuk mempromosikan nilai-multilateralisme dan diplomasi dalam menjaga perdamaian serta keamanan internasional.

Di Indonesia, tanggal 24 April diperingati sebagai Hari Angkutan Nasional. Hari ini ditetapkan untuk mengenang berdirinya Perusahaan Otobus (PO) Damri pada tahun 1932. Damri merupakan pionir dalam bidang transportasi darat di Indonesia dan telah memainkan peran penting dalam menghubungkan berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Dari peristiwa dan berbagai tragedi terkait industri tekstil dan perlindungan pekerja, tragedi genosida, solidaritas global serta hingga kampanye kemanusiaan dan kesehatan, tanggal 24 April adalah momen berharga yang sarat akan refleksi bagi pemuliaan manusia di seluruh dunia.

Penulis: Umi Sudarto
Editor: Ramses