SAR Hari Kelima Pandanarum, 4 Korban Perempuan Ditemukan, 21 Masih Dicari
LINGKARMEDIA.COM – Hari kelima operasi Search And Resque (SAR) pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, menemukan empat korban secara berurutan di sektor berbeda pada Kamis (20/11/2025).
Kepala Basarnas Semarang, Budiono, menyampaikan temuan terbaru tersebut merupakan kabar melegakan bagi relawan yang bertugas tanpa henti dan lelah di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan bahwa korban pertama ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB di sektor C2. Hanya berselang 20 menit, korban kedua ditemukan di sektor A2, disusul korban ketiga pada pukul 13.00 WIB, juga di sektor A2, satu korban lagi masih Proses evakuasi.
“Jadi untuk perkembangan terbaru, hingga saat ini kami menemukan korban tiga orang semuanya dalam kondisi meninggal,” ujar Budiono saat di lokasi.
Posisi korban longsor saat ditemukan dalam kondisi tertimbun material longsor. Lokasi korban pertama berada di sektor C2 cukup jauh dari rumahnya, diperkirakan lebih dari satu kilometer.
Sementara tiga korban lain yang ditemukan di sektor C2 dan A2 tertimbun material longsoran yang bercampur puing rumah yang diduga merupakan area pemukiman.
“Untuk yang ditemukan di sektor A2 itu dekat rumah sehingga material longsoran bercampur material rumah pada kedalaman beberapa meter di bawah,” tambah Budiono.
Tim gabungan mengerahkan kekuatan besar, yakni 700 personel dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, dan relawan untuk menemukan 25 warga yang masih hilang.
Komandan Satgas Penanganan Bencana Longsor Banjarnegara, Letkol Czi Teguh Prasetyanto, menjelaskan bahwa strategi pencarian kini diperketat melalui pembagian area ke empat titik utama.
“Hari kelima ini kami mengerahkan 700 personel di empat titik pencarian, mulai dari area samping luncuran, titik bawah luncuran, hingga kawasan pemukiman yang tertimbun. Kami juga menggunakan sebelas alat berat serta anjing pelacak untuk menemukan korban yang diperkirakan masih berada di bawah material longsoran,” ujar Letkol Teguh, Kamis (20/11/2025).
Penulis: Tim Reaksi Bencana
Editor: Ramses








