Peringatan Penting Setiap 7 Januari
LINGKARMEDIA.COM – Peringatan yang dilakukan setiap 7 Januari cukup beragam. Setiap tahunnya ditanggal ini merupakan hari yang sarat makna dan keberagaman perayaan, baik secara internasional maupun dalam konteks budaya serta sejarah tertentu.
Meskipun bukan hari libur nasional di Indonesia, tanggal ini menandai momen penting bagi jutaan orang di berbagai belahan dunia, mulai dari perayaan keagamaan yang khidmat hingga tradisi kuliner dan penghormatan terhadap warisan budaya serta ilmu pengetahuan.
Berikut daftar utama yang lebih lengkap dan dikembangkan, beserta penjelasannya:
Tahun Baru Mahayana (Mahayana Buddhis New Year)
Beberapa umat Buddha aliran Mahayana merayakan Tahun Baru pada 7 Januari (meski tanggalnya bisa bervariasi antar tradisi). Perayaan ini berlangsung selama 15 hari dan diyakini sebagai momen Buddha kembali ke Bumi dari surga untuk mengajarkan Dharma kepada ibunya.
Tradisi yang dilakukan meliputi kunjungan ke vihara, doa untuk keberuntungan dan kedamaian, serta reuni keluarga. Populer di Jepang, Korea, Vietnam, dan komunitas Mahayana lainnya, dengan elemen seperti membersihkan rumah untuk menyambut tahun baru dan makan makanan simbolis.
Hari Natal Ortodoks (Orthodox Christmas)
Melansir laman Britannica, Umat Kristen Ortodoks di seluruh dunia merayakan kelahiran Yesus Kristus pada tanggal ini. Perbedaan dengan Natal 25 Desember disebabkan oleh penggunaan kalender Julian yang masih diikuti Gereja Ortodoks, sementara mayoritas Kristen menggunakan kalender Gregorian. Selisih 13 hari ini membuat 25 Desember Julian jatuh pada 7 Januari Gregorian. Perayaan ini sangat meriah di negara-negara seperti Rusia, Serbia, Ethiopia, Mesir (Koptik), Yunani, Ukraina, dan komunitas Ortodoks lainnya.
Tradisinya meliputi ibadah malam khusyuk, puasa Natal sebelumnya, makan malam keluarga dengan hidangan khas (seperti kutia di Rusia atau injera di Ethiopia), serta prosesi dan nyanyian rohani. Di beberapa tempat, ada tradisi berenang di air dingin untuk memperingati pembaptisan Yesus.
Distaff Day (atau Roc Day / St. Distaffs Day)
Merupakan hari tradisional Eropa abad pertengahan yang menandai kembalinya perempuan ke pekerjaan memintal benang setelah libur Natal dan Tahun Baru. Distaff adalah alat kayu untuk memegang serat wol atau rami sebelum dipintal menjadi benang.
Hari ini melambangkan peran penting perempuan dalam industri tekstil sebelum ada pabrik, kerja keras, dan kontribusi ekonomi keluarga. Di Inggris, Skotlandia, dan Prancis, sering dirayakan dengan pesta kecil, pertemuan sosial, atau ritual kesuburan. Meski kini jarang dirayakan secara luas, tetap menjadi warisan budaya di Eropa yang menghormati pekerjaan perempuan pra-industri.
National Tempura Day
Hari tidak resmi yang dirayakan terutama di Amerika Serikat untuk menghormati tempura, hidangan goreng renyah dengan balutan adonan tipis. Tempura berasal dari pengaruh Portugis di Jepang pada abad ke-16, di mana misionaris memperkenalkan teknik menggoreng dalam adonan. Kini menjadi ikon kuliner Jepang (seperti udang tempura atau sayuran goreng), hari ini mengajak orang menikmati atau mencoba memasak tempura sebagai simbol makanan lezat dan inovasi kuliner lintas budaya.
Old Rock Day
Perayaan ini terkait dengan batuan tua, fosil, dan sejarah geologi Bumi. Ini adalah momen bagi komunitas geologi, kolektor batu, atau siapa saja untuk menghargai evolusi planet kita melalui formasi batuan berusia jutaan tahun.
Aktivitas yang dilakukan biasanya berupa kunjungan ke museum, berburu fosil, atau belajar tentang proses geologis seperti tektonik lempeng. Hari ini mengingatkan pentingnya memahami sejarah Bumi sebagai tempat hunian manusia.
Penulis: Tim Literasi Global
Editor: Umi Sudarto








