Lima Organisasi Teken Pakta Integritas Jaga Kondusivitas Daerah

IMG_20260806_170610

LINGKARMEDIA.COM – Pemerintah Kota Batu terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendukung pembangunan daerah. Melalui fasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu bersama Kodim 0818, Polres Batu, dan Kejaksaan Negeri Batu, sejumlah perwakilan Ormas berkumpul dalam forum silaturahmi yang digelar di Rumah Makan Ardiasih, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan membangun komitmen bersama antara pemerintah dengan organisasi masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini juga menghasilkan kesepakatan berupa penandatanganan pakta integritas yang berisi komitmen menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/amnesty-international-panas-ekstrem-di-indonesia-pemerintah-diminta-segera-tinggalkan-energi-fosil/

Sedikitnya lima organisasi masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Grib Jaya, Madas, Laskar Sakera, Nusantara Bersatu, serta satu organisasi lainnya yang merupakan bagian dari total 109 Ormas yang telah terdaftar di Bakesbangpol Kota Batu.

Camat Bumiaji, Thomas Maydo, S.Sos., menegaskan bahwa organisasi masyarakat memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung jalannya pembangunan di daerah. Menurutnya, Ormas bukan hanya menjadi wadah berkumpulnya masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif.

“Ormas tidak hanya sebagai organisasi, tetapi juga dapat membantu pemerintah dalam bidang pembangunan dan kemasyarakatan. Pemerintah tidak berjalan sendiri, melainkan didukung oleh Ormas dalam mewujudkan pembangunan, baik di Kota Batu maupun Kabupaten Malang,” ujar Thomas kepada awak media.

Ia menjelaskan, pembangunan yang berkelanjutan tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan yang selama ini memiliki kedekatan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Melalui keterlibatan aktif Ormas, pemerintah berharap berbagai program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif. Selain itu, keberadaan Ormas juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Thomas juga mengungkapkan adanya rencana pembentukan wadah Ormas Nusantara di Kota Batu. Menurutnya, pembentukan forum tersebut sebenarnya telah dirintis beberapa waktu lalu, namun sempat terhenti sehingga perlu dilanjutkan kembali.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Ia menyebutkan bahwa Kota Malang dan Kabupaten Malang telah lebih dahulu memiliki wadah serupa. Karena itu, Kota Batu diharapkan segera menyusul agar koordinasi antar organisasi masyarakat semakin kuat.

“Embrio pembentukannya sebenarnya sudah ada, namun sempat terhenti. Ke depan, hal ini menjadi tugas Kesbangpol untuk menindaklanjuti dan memperkuat keberadaan Ormas di Kota Batu,” jelasnya.

Thomas berharap seluruh organisasi masyarakat di Kota Batu semakin solid dalam menjaga persatuan dan tidak hanya fokus pada kegiatan sosial semata. Menurutnya, Ormas juga perlu mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi para anggotanya sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau Ormas semakin mandiri dan anggotanya memiliki daya saing ekonomi yang baik, tentu dampaknya juga akan dirasakan masyarakat. Ormas akan menjadi mitra pemerintah yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Sementara itu, Bakesbangpol Kota Batu menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran organisasi masyarakat. Sebagai lembaga yang melakukan pendataan dan pembinaan terhadap Ormas, Bakesbangpol berharap seluruh organisasi yang telah terdaftar dapat terus menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah.

Selain mendukung berbagai program pembangunan, Ormas juga diharapkan mampu memberikan masukan maupun kritik yang membangun sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi.

Forum silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan penandatanganan pakta integritas oleh seluruh perwakilan organisasi masyarakat yang hadir. Kesepakatan itu menjadi komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Adapun isi pakta integritas tersebut meliputi lima poin utama. Pertama, menjaga persatuan dan kesatuan serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Kedua, mendukung serta mewujudkan suasana yang aman, tertib, rukun, dan damai di lingkungan masyarakat.

Ketiga, menolak segala bentuk kekerasan, tindakan anarkis, penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun berbagai bentuk provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan.

Keempat, saling menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Kelima, seluruh organisasi masyarakat berkomitmen menaati segala ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui penandatanganan pakta integritas tersebut, Pemerintah Kota Batu berharap hubungan antara pemerintah dan organisasi masyarakat semakin erat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif, memperkuat persatuan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses