Bakesbangpol Kota Batu Dorong Validasi dan Pendataan Ormas Secara Digital

IMG_20260818_150241

Kota Batu, Lingkarmedia.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu terus mendorong tertib administrasi dan validasi organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengoperasian sistem Informasi Data Organisasi Kemasyarakatan (INDOMAS) bagi pengurus ormas di Kota Batu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Bina Praja, Kota Batu, Selasa (18/8/2026). Bimtek diikuti puluhan perwakilan ormas dari total 109 organisasi kemasyarakatan yang saat ini tercatat di Bakesbangpol Kota Batu.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/lima-organisasi-teken-pakta-integritas-jaga-kondusivitas-daerah/

Sistem INDOMAS merupakan aplikasi berbasis digital atau website yang dikembangkan dalam lingkup kerja Bakesbangpol Kota Batu untuk mempermudah proses pendataan, pendaftaran, administrasi, hingga pemantauan keberadaan dan aktivitas organisasi kemasyarakatan.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Batu, Sujianto, mengatakan penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan validasi terhadap data seluruh ormas yang telah terdaftar.

Menurutnya, validasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana organisasi yang tercatat di Bakesbangpol masih aktif menjalankan kegiatan atau sudah tidak lagi beraktivitas.

“Tujuan kami mengadakan validasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana keaktifan ormas itu, masih aktif atau tidak,” ungkap Sujianto dalam pemaparannya.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ia menjelaskan, data mengenai organisasi kemasyarakatan yang dimiliki Bakesbangpol selama ini masih bersifat tetap. Karena itu, diperlukan pembaruan secara berkala agar kondisi organisasi yang sebenarnya di lapangan dapat diketahui secara lebih akurat.

Melalui INDOMAS, pengurus organisasi nantinya dapat memperbarui berbagai informasi secara digital. Mulai dari menyampaikan kegiatan organisasi, memperbarui profil hingga melaporkan perubahan maupun pergantian kepengurusan.

“Di sini perlu kita validasi kembali supaya kita saling berkesinambungan,” imbuhnya.

Sujianto menambahkan, data mengenai tingkat keaktifan ormas nantinya juga dapat menjadi salah satu dasar bagi Bakesbangpol dalam menyusun berbagai program dan kegiatan yang berkaitan dengan organisasi kemasyarakatan.

“Dari keaktifan ini lah kita nantinya dapat merencanakan kegiatan-kegiatan yang ada hubungannya dengan keormasan,” lanjutnya.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Selain untuk melakukan validasi, sistem INDOMAS memiliki sejumlah fungsi dalam mendukung pengelolaan organisasi kemasyarakatan. Salah satunya membantu ormas dalam melakukan proses pendaftaran legalitas dan keberadaan organisasi secara online sehingga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada proses administrasi manual.

Sistem tersebut juga menyediakan basis data yang memuat profil dan informasi organisasi secara lebih terstruktur. Dengan adanya database tersebut, informasi mengenai ormas di Kota Batu diharapkan dapat tersimpan dengan lebih baik serta mudah diperbarui apabila terdapat perubahan data.

Tidak hanya memberikan kemudahan bagi organisasi, keberadaan INDOMAS juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam melakukan pemantauan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan yang telah terdaftar. Pelaporan kegiatan secara berkala dapat dilakukan melalui sistem sehingga proses administrasi dan pemantauan menjadi lebih efektif.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Di sisi lain, digitalisasi data tersebut juga diarahkan untuk mendukung transparansi informasi mengenai keberadaan organisasi kemasyarakatan di Kota Batu. Data yang tersaji secara terstruktur akan memudahkan pihak internal pemerintah maupun masyarakat untuk mengetahui informasi mengenai organisasi yang telah terdaftar sesuai ketentuan.

Bakesbangpol Kota Batu berharap penerapan INDOMAS nantinya tidak hanya mencakup organisasi yang sudah tercatat, tetapi juga dapat mendorong seluruh ormas yang ada di Kota Batu untuk mendaftarkan keberadaannya.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Sujianto juga meminta pengurus ormas yang belum terdaftar di Bakesbangpol agar segera mengikuti proses pendataan dan menyampaikan informasi kepada organisasi lainnya. Dengan demikian, pemerintah dapat memiliki basis data ormas yang lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Harapan kami semua ormas yang ada di Kota Batu bisa terdaftar,” ujarnya.

Meski telah diperkenalkan kepada para pengurus ormas, sistem INDOMAS untuk sementara belum langsung dibuka untuk pengoperasian secara penuh. Bakesbangpol Kota Batu masih memberikan waktu sekitar satu minggu untuk melakukan persiapan dan penyempurnaan sebelum sistem tersebut diaktifkan.

“Kita minta waktu satu minggu, ini sementara sistem kita close dulu,” ujar Sujianto.

Dengan adanya sistem INDOMAS, Bakesbangpol Kota Batu berharap pengelolaan data organisasi kemasyarakatan ke depan semakin tertib, akurat dan dinamis. Pembaruan data secara berkala juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Batu.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses