KPK OTT Bupati Pekalongan Dalam Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan

351ba6f656cef6bdfc1581dfd63c7545_1

LINGKARMEDIA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dalam dugaan kasus pengadaan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Dalam operasi tersebut KPK menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq beserta dua orang lainnya, pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Saat ini ketiganya masih berstatus terperiksa dan sedang menjalani proses penyidikan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Berita OTT terhadap Bupati Pekalongan ini dibenarkan Asisten II Bidang Perekonomian Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi dan sejumlah pejabat di Pemkab Pekalongan.

Saat dikonfirmasi awak media, Anis Rosidi mengaku belum mengetahui secara jelas kasus yang menjerat Fadia Arafiq.  “Masalah kasusnya saya belum tahu. Saya belum berani atau belum bisa memberikan keterangan apa-apa,” kata Anis, Selasa (3/3/2026)

Dalam proses penyidikan tersebut, KPK melakukan penyegelan terhadap empat ruang kantor diantaranya, ruang Bupati Pekalongan, ruang sekretaris daerah, ruang Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja serta ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Selain itu, sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan juga ikut diperiksa KPK di Polres Kota Pekalongan sekira pukul 03.00 wib. Namun hingga saat ini sejumlah pejabat tersebut belum diketahui nama-nama serta jabatannya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan pihak KPK menyebutkan bahwa Fadia Arafiq ditangkap KPK bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

Fadia, bersama dua orang lainnya yang belum disebutkan identitasnya ini, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dengan kasus dugaan korupsi pada pengadaan di Pemkab Pekalongan.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo di Jakarta mengatakan, “Bahwa pada dini hari tadi, tim mengamankan sejumlah tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan dan juga ajudan dari Bupati”.

Budi mengatakan, hingga saat ini tim masih berada di lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Dan tim masih melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan kasus Fadia yang merupakan kader Golkar.

“Saat ini tim masih terus melakukan pencarian terhadap pihak-pihak lain yang memang keberadaan ataupun keterangannya dibutuhkan oleh tim untuk melengkapi keterangan-keterangan lainnya yang sudah diperoleh, baik dari pihak yang sudah dibawa ke Jakarta maupun pihak-pihak yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Pekalongan,” tutur Budi.

 

Penulis : Panji

Editor : Samsu