Haul KH Salim Sapari Pertama, 3 Rangkaian Acara Digelar
Kota Batu, lingkarmedia.com – Acara puncak sebagai rangkaian acara Haul KH. Salim Sapari pertama, keluarga besar Bani Salam Sapari menggelar acara jalan sehat yang diikuti 750 peserta yang digelar pada Minggu (10/8/2025). Yang pada sebelumnya, digelar dua acara yakni Hotmil Qur’an dan Santunan pada 8 Agustus.
Menurut Ketua Yayasan Bani Salim Sapari, H. Ashadi Mas’ud yang juga buyut dari KH Salim Sapari menjelaskan, digelarnya Haul ini merupakan moment untuk mendoakan dan mengamalkan amalan yang diajarkan KH Salim Sapari.

“Tujuan diadakan haul ini untuk membentuk anak cucu dan generasi yang Akhlakul Karimah”, ungkap Ashadi kepada awak media.
Haul ini sendiri diikuti semua anak cucu Bani Salim Sapari se Kota Batu yang sampai saat ini berjumlah sekitar 50 hingga 60 kepala keluarga dan 100 sampai 150 cucu. Selain itu ada 3 Bani yang termasuk dalam Bani Salim Sapari diantaranya, Bani Ma’sum yang merupakan putra dari KH Salim Sapari, lantas Bani Musyiara dan Bani KH Muhtar.
Jalan sehat yang diadakan ini, panitia menyediakan dor pres bagi peserta. Ketua panitia haul Yuli Efendi Mas’ud, S.Pdi kepada awak media mengatakan Haul pertama ini mengangkat tema ” Mengenang Masa Lalu, Membangun Masa Depan”.

“Di Haul Bani Salim Sapari yang pertama ini dengan semangat untuk melestarikan kebaikan-kebaikan yang diwariskan oleh mbah-mbah kita, baik itu berupa amalan-amalan maupun kegiatan-kegiatan sosial”, ujar Yuli Efendi.
Lebih lanjut, Yuli Efendi menambahkan, “kita sebagai generasi muda harus meneruskan dengan menunjukan kreatifitas dan inovasi, sehingga kita dari Bani Salim Sapari ini membentuk Generasi Muda Bani Salim Sapari untuk nantinya mewujudkan cita-cita dari pendiri yayasan dan Muakif untuk terwujudnya Pondok Pesantren Bani Salim Sapari”.
Rangkaian acara yang digelar, menurut Yuli Efendi merupakan bentuk kepedulian Bani Salim Sapari terhadap masyarakat. Dirinya berharap dengan haul ini, kegiatan sosial yang dilakukan dapat makin meluas ruang lingkupnya, bukan hanya di lingkup keluarga maupun lingkungan sekitar tetapi dapat secara nasional.
(Ji)








