Harga Cabai di Malang Masih Tinggi menjelang Lebaran 2026

IMG-20260314-WA0066

LINGKARMEDIA.COM – Satgas Pangan Kabupaten Malang kembali meninjau stok dan stabilitas harga bahan pokok dan bahan penting (Bapokting) menjelang Idul Fitri 2026 di pasaran, Jumat (13/3/2026). Dari sekian komoditas yang ditinjau, harga cabai terpantau masih cukup tinggi menjelang hari raya Idul Fitri 2026.

Wakasatgas Pangan Kabupaten malang, Iptu Transtoto Argo mengatakan cabai rawit seharga Rp 80.000 per kilogram, dan cabai besar seharga Rp 32.000 per kilogram.

“Namun, harga itu tidak paten. Tapi berfluktuasi. Kadang hari ini naik, besok turun lagi,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (13/3/2026).

Harga Sebagian Komoditas Pangan Masih Tinggi, Transtoto menduga hal itu karena dipengaruhi naik turunnya pasokan dari petani.

“Tapi secara umum, pasokan komoditas cabai sejauh ini lebih sedikit daripada permintaan menjelang hari raya Idul Fitri. Maka wajar jika harga cenderung masih tinggi,” bebernya.

Selain cabai, Transtoto menyebut harga daging sapi juga cenderung mengalami kenaikan, dari harga Rp 120.000 menjadi Rp 130.000 per kilogram. Sementara itu, untuk komoditas lain, Transtoto memastikan saat ini harganya terpantau masih stabil.

“Pasokannya pun masih aman,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang sembako di Pasar Kepanjen, Suma membenarkan bahwa dari sekian Bapokting, harga cabai yang masih tinggi. Yakni Rp 80.000 per kilogram untuk cabai rawit dan Rp 32.000 per kilogram untuk cabai besar. Meskipun, menurut Suma harga tersebut terbilang turun dibanding sebelum bulan Ramadhan.

“Sebelum Ramadhan harganya sampai menyentuh Rp 120.000 per kilogram,” ungkapnya saat ditemui. Namun, Suma memastikan pasokan komoditas cabai dari produsen selama ini lancar. “Pasokan lancar. Tidak ada kekurangan,” sebut dia.

Penulis : Putra

Editor : Samsu