Wali Kota Batu Ikuti Penanaman Pohon di Rakernas APEKSI 2026, Tegaskan Komitmen Kota Berkelanjutan

IMG-20260702-WA0173_copy_355x532

LINGKARMEDIA.COM – Wali Kota Batu, Nurochman, mengikuti kegiatan penanaman pohon yang menjadi bagian dari rangkaian hari ketiga Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Taman Cadika, Kota Medan, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam Rakernas APEKSI 2026 yang menitikberatkan pada penguatan sinergi antar pemerintah kota di Indonesia, khususnya dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan hidup.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/istana-karya-difabel-rayakan-hut-ke-6-tegaskan-kesetaraan-dan-ruang-berkarya-bagi-penyandang-difabel/

Sejak pagi, suasana di Taman Cadika terlihat semarak dengan kehadiran para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda dimulai dengan kegiatan senam bersama yang diikuti seluruh kepala daerah sebagai bentuk kebersamaan sekaligus menjaga kebugaran di sela padatnya agenda Rakernas.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Tugu Wali Kota. Monumen tersebut menjadi simbol persatuan, kolaborasi, dan komitmen bersama para kepala daerah dalam menjaga lingkungan hidup serta membangun kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Momentum tersebut kemudian diteruskan dengan aksi penanaman pohon secara serentak oleh seluruh peserta Rakernas di area Taman Cadika. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi pemerintah kota dalam mendukung program penghijauan nasional sekaligus upaya mitigasi perubahan iklim.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batu Nurochman menanam pohon rambutan yang didampingi oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Perekonomian, serta tim pendamping Pemerintah Kota Batu.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Nurochman menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk menanamkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan perkotaan yang terus berkembang harus diiringi dengan perhatian serius terhadap kelestarian alam agar kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

“Pohon yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk memperindah kota, tetapi juga menjadi investasi lingkungan bagi generasi mendatang. Ini adalah simbol komitmen bersama dalam menjaga bumi,” ujar Nurochman.

Ia menambahkan, Kota Batu sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, dan lingkungan alam, terus berupaya mempertahankan identitasnya sebagai kota hijau.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Berbagai program penghijauan, konservasi sumber mata air, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga pengembangan energi ramah lingkungan terus didorong Pemerintah Kota Batu sebagai bagian dari visi pembangunan berkelanjutan.

Partisipasi dalam kegiatan Rakernas APEKSI, kata Nurochman, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar daerah. Dengan berbagi pengalaman dan praktik baik, pemerintah kota diharapkan mampu menemukan solusi bersama dalam menghadapi tantangan urbanisasi, perubahan iklim, hingga pengelolaan lingkungan.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Rakernas APEKSI sendiri menjadi forum strategis tahunan yang mempertemukan para wali kota se-Indonesia untuk membahas isu-isu pembangunan perkotaan, inovasi pelayanan publik, serta penguatan kerja sama lintas daerah.

Tahun ini, tema keberlanjutan dan pelestarian lingkungan menjadi salah satu fokus utama, sejalan dengan meningkatnya tantangan global terkait perubahan iklim dan kebutuhan akan pembangunan yang lebih adaptif.

Selain agenda utama yang diikuti para wali kota, kegiatan pendamping Rakernas juga melibatkan peran aktif para Ketua Tim Penggerak PKK dari berbagai daerah.

Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiah Nurochman, turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Cook bersama para Ketua TP PKK dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah sekaligus berbagi inovasi di bidang pemberdayaan keluarga, pangan, dan ekonomi kreatif.

Keikutsertaan Siti Faujiah dalam agenda pendamping menunjukkan bahwa Rakernas APEKSI tidak hanya menjadi forum kepala daerah, tetapi juga ruang kolaborasi yang lebih luas bagi organisasi pendamping pemerintah daerah.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Batu menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Aksi penanaman pohon di Taman Cadika menjadi simbol bahwa masa depan kota-kota di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh sejauh mana daerah mampu menjaga harmoni antara kemajuan dan kelestarian alam.

Dengan semangat kolaborasi yang dibangun dalam Rakernas APEKSI 2026, diharapkan seluruh pemerintah kota dapat semakin solid dalam menciptakan kota yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses