SMA Katolik Frateran Surabaya Gelar Kegiatan P5 Dengan Tema “Harmony of Culture Heritage”

IMG_20250412_071225

Surabaya, lingkarmedia.com  –  Menumbuhkan cinta budaya lewat tarian, lagu daerah, Cinta Rakyat dan permainan tradisional. SMA Katolik Frateran Surabaya yang beralamat di Jalan Kepanjen No.8, Krembangan Sel., Kec. Krembangan, kembali menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk kelas X  dengan mengusung tema ketiga ”  Kearifan Lokal “, Jumat (11/4/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap budaya dan kesenian tradisional Indonesia yang kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

Rangkaian kegiatan P5 ini berlangsung selama 5 pertemuan, pada pertemuan pertama para siswa dikenalkan dengan permainan tradisional gobak sodor sebuah permainan kelompok yang mengasah kerjasama tim dan strategi, siswa tidak hanya bermain namun juga mempelajari nilai-nilai kebersamaan yang terkandung dalam permainan tersebut.

Pertemuan kedua diisi dengan presentasi dari para siswa mengenai berbagai permainan tradisional dari berbagai daerah , dalam kesempatan ini siswa menjelaskan bahwa filosofis dan latar belakang budaya dari permainan yang mereka tampilkan. Antusiasme terlihat dari semangat siswa dalam mempersiapkan permainan tradisional untuk dimainkan.

Pada pertemuan ketiga  diisi dengan gelar seni permainan tradisional, di mana siswa mencoba permainan tradisional ini dari berbagai daerah di Indonesia seperti engklek, ular naga, slebor-sleboran cublak-cublak Suweng, kucing tikus dan rangku alu.

Agenda yang digelar di aula sekolah tersebut diikuti siswa-siswi dengan  semangat kebersamaan membangkitkan kembali budaya gotong royong dan sportifitas dalam permainan, yang sederhana namun penuh makna.

Pada akhir kegiatan ditutup dengan gelar seni, setiap kelas menampilkan keragaman kesenian daerah mulai dari lagu daerah, tari daerah hingga cerita rakyat.

Gelar seni diadakan di aula sekolah ini ditampilkan beragam budaya Nusantara diantaranya, dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Bali, Batak serta budaya suku Dayak.

Livia siswa kelas X C mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan ini “menurut saya kegiatan ini sangat menarik karena semakin mengenal saya pada kesenian tradisional yang saat ini susah dan jarang dikenalkan, saya jadi lebih paham dan tertarik untuk mempelajari budaya Indonesia ,”ujarnya Senada dengan Livia

Senada dengan Livia, siswa kelas X, William, dengan kegiatan tersebut mengaku mendapat banyak manfaat, ” saya jadi tahu lebih banyak tentang kesenian, dari berbagai daerah di Indonesia ini benar-benar menambah wawasan saya,” Katanya.

” Melalui kegiatan P5 bertema kearifan lokal ini, SMA Katolik Freteran Surabaya berharap dapat menanamkan rasa cinta budaya kepada para siswa sejak dini, serta menjadikan mereka agen prestasi budaya bangsa di masa depan,” pungkasnya.

(Tim)