Simbol Kebersamaan dan Rasa Syukur Dalam Kirap Tumpeng Desa Mojorejo
Kota Batu, liingkarmedia.com – Upaya mempertahankan budaya lokal dengan keanekaragaman nya, Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu menggelar acara Kirap Tumpeng bersih desa sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kirap Tumpeng ini diikuti 8 RW dari Dusun Kajang dan Ngandat yang berada di wilayah Desa Mojorejo. Pelaksanaan kirap tumpeng yang dibuat dari hasil bumi warga diarak dari dusun menuju Balai Desa pada Kamis (17/7/2025) siang.

Camat Junrejo, Parman, S.P, dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan kirap tumpeng yang dilaksanakan. “Kegiatan ini sangat luar biasa, seluruh potensi dikawal para tokoh masyarakat serta perangkat desa. Ini merupakan upaya yang sangat luar biasa dari masyarakat dalam mempertahankan budaya adat yang ada”.

kirap tumpeng yang dilanjutkan serah terima Bulu Bekti dari masing-masing dusun ke desa tahun ini mengangkat tema ” Satoto Tuwuh Ramboko” yang berarti menata tumbuh dan berkembang.

Kepala Desa Mojorejo, Rujito menjelaskan bahwa kirap tumpeng ini merupakan rangkaian acara selamatan desa yang dimulai sejak 3 Juli belum lama ini, dimana acara tiap tahunnya bergantian kegiatannya.
“Diharapkan, di Mojorejo ini ke depannya baik tingkat masyarakat maupun desa dapat berkembang secara positif yang pada muara untuk kesejahteraan masyarakat seluas-luasnya,” ungkap Rujito kepada awak media.
Lebih lanjut, Rujito menambahkan bahwa acara kirap tumpeng yang dilaksanakan memiliki beberapa filosofi. “Dari acara kirap tumpeng ini ada filosofi-filosofi, banyak simbol-simbol kebersamaan serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa dengan sedikit berbagi”.
(Ji)








