Poltekad Lepas 113 Mahasiswa D4 Lewat Kirab Pamitan, Hadirkan Program Studi Artificial Intelligence

IMG_20260718_025920

LINGKARMEDIA.COM – Sebanyak 113 mahasiswa Program Diploma 4 (D4) Angkatan VII Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) menggelar Kirab Pamitan di Kota Batu, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi menjelang berakhirnya masa pendidikan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Kirab dimulai dari halaman Balai Kota Among Tani Kota Batu dan berakhir di Alun-Alun Kota Batu. Sepanjang rute perjalanan, ratusan warga tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan mahasiswa Poltekad yang tampil rapi mengenakan seragam kebanggaan mereka.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/wali-kota-batu-apresiasi-sidang-terpadu-perwalian-anak-permudah-layanan-hukum-dan-administrasi-warga/

Suasana semakin semarak dengan penampilan Drum Band Wikan Lokananta Poltekad yang membawakan berbagai komposisi musik mars dan lagu-lagu nasional. Atraksi para personel drum band yang penuh disiplin dan kekompakan turut menjadi daya tarik tersendiri sehingga mengundang antusiasme masyarakat.

Kegiatan Kirab Pamitan tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Politeknik Angkatan Darat, Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M., beserta jajaran pejabat distribusi Poltekad. Pemerintah Kota Batu juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dengan menghadirkan Staf Ahli Wali Kota Batu Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, M. Agoes Mahmudi, S.Sos., M.AP., sebagai perwakilan pemerintah daerah.

Dalam keterangannya kepada awak media usai pelaksanaan kirab, Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi menjelaskan bahwa sebanyak 113 mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari lima program studi Diploma 4 yang menjadi unggulan di Poltekad.

Program studi tersebut meliputi Ototronik atau Automotif, Teknologi Rekayasa Persenjataan Militer (Terasenmil), Elektronika Sistem Senjata (Elkasista), Komunikasi, serta Rekayasa Cyber. Kelima program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis sekaligus mampu menjawab kebutuhan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Darat.

Menurut Indarto, perkembangan teknologi pertahanan yang berlangsung sangat cepat menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Poltekad untuk terus beradaptasi dalam menyiapkan lulusan yang kompeten.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ia mengungkapkan bahwa mulai tahun ini Poltekad akan membuka program studi baru yang berfokus pada bidang Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan transformasi teknologi pertahanan nasional yang semakin mengandalkan sistem digital dan otomatisasi.

“Dan ini akan membuka lagi satu, jadi mulai tahun ini ada mahasiswa yang AI (Artificial Intelligence). Selain D4 ada satu yang S2 yaitu program studi S2 Magister Operasi Darat,” ujar Indarto.

Menurutnya, pembukaan program AI menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan teknologi pertahanan Indonesia. Saat ini, pemanfaatan kecerdasan buatan telah menjadi bagian penting dalam berbagai sistem pertahanan modern, mulai dari pengolahan data, sistem komando, pengawasan, hingga pengembangan perangkat militer berbasis teknologi tinggi.

Selain menghadirkan program AI, Poltekad juga membuka jenjang pendidikan Magister (S2) melalui Program Studi Magister Operasi Darat. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia TNI agar mampu menghadapi tantangan operasi militer yang semakin kompleks di era digital.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Indarto berharap seluruh lulusan Poltekad tidak berhenti pada ilmu yang diperoleh selama masa pendidikan, tetapi terus mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan teknologi yang terus berubah.

Ia menegaskan bahwa bekal ilmu yang telah diperoleh para mahasiswa harus menjadi dasar untuk berinovasi ketika bertugas di satuan masing-masing.

“Ilmu dasar yang mereka kuasai dengan prodinya itu bisa dikembangkan di satuan-satuan yang ditempati mereka masing-masing,” katanya.

Menurutnya, inovasi menjadi kunci penting bagi prajurit di masa depan. Oleh karena itu, Poltekad tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan mampu menciptakan solusi atas berbagai tantangan di lapangan.

Lihat juga:https://x.com/LingkarMed

Kirab Pamitan sendiri merupakan tradisi yang telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mahasiswa Poltekad. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol penghormatan kepada Pemerintah Kota Batu dan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari lingkungan pendidikan para mahasiswa.

Melalui tradisi tersebut, para mahasiswa berpamitan secara resmi sebelum menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia pengabdian sebagai bagian dari TNI Angkatan Darat.

Momentum kirab juga menjadi bentuk silaturahmi antara institusi pendidikan militer dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah warga diharapkan dapat mempererat hubungan sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan militer tidak terlepas dari dukungan masyarakat.

Di sepanjang perjalanan kirab, masyarakat tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam. Banyak warga, termasuk anak-anak, melambaikan tangan kepada rombongan mahasiswa yang melintas sambil menikmati penampilan Drum Band Wikan Lokananta.

Dengan berakhirnya Kirab Pamitan tersebut, sebanyak 113 mahasiswa D4 Angkatan VII Poltekad menyatakan kesiapan mereka untuk mengemban amanah sebagai insan pertahanan yang profesional, berintegritas, serta mampu menguasai perkembangan teknologi.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Bekal pendidikan yang mereka peroleh selama di Poltekad diharapkan dapat menjadi modal dalam mendukung modernisasi TNI Angkatan Darat sekaligus memperkuat sistem pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika perkembangan teknologi global yang semakin pesat.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses