Polsek Diwek Tinjau Tanaman Jagung Dukung Program Nasional Asta Cita
LINGKARMEDIA.COM – Komitmen Polri dalam mendukung Program Nasional Asta Cita di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada petani. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Diwek, Polres Jombang, yang melaksanakan peninjauan tanaman jagung di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk memastikan program penguatan sektor pertanian berjalan dengan baik sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas hasil panen. Peninjauan dilakukan langsung di lahan pertanian milik Rahmadani Eka yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) di wilayah tersebut.
Lahan yang ditinjau memiliki luas sekitar tiga hektare dan ditanami jagung varietas Bisi 18, salah satu varietas unggul yang banyak dipilih petani karena memiliki produktivitas tinggi serta daya tahan yang baik terhadap berbagai kondisi cuaca. Untuk menggarap lahan seluas tersebut, petani menggunakan sekitar 55 kilogram benih jagung.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah memasuki usia sekitar 30 hari setelah tanam. Kondisi tanaman terlihat tumbuh subur dengan perkembangan yang cukup baik. Apabila tidak mengalami kendala akibat cuaca maupun serangan hama, panen diperkirakan akan berlangsung pada Oktober 2026.
Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha mengatakan, kegiatan peninjauan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada para petani agar proses budidaya tanaman jagung dapat berjalan dengan baik hingga masa panen. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Achmad Darul Hudha.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan Polri tidak hanya sebatas melakukan peninjauan tanaman, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan kelompok tani. Melalui koordinasi tersebut, berbagai kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dicarikan solusi bersama bersama instansi terkait.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras para petani, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Program Asta Cita yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional juga menempatkan ketahanan pangan sebagai sektor strategis. Pemerintah mendorong peningkatan produksi berbagai komoditas pangan, termasuk jagung, guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah serta memperkuat ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Jagung sendiri merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain digunakan sebagai bahan pangan, jagung juga menjadi bahan baku utama industri pakan ternak. Karena itu, peningkatan produksi jagung di tingkat petani dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga sekaligus mendukung pertumbuhan sektor peternakan.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Rahmadani Eka selaku pemilik lahan sekaligus Ketua Kelompok Tani menyambut baik perhatian yang diberikan oleh Polsek Diwek. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus mengembangkan usaha pertanian meski menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan cuaca, biaya produksi, hingga potensi serangan hama.
Ia berharap tanaman jagung yang saat ini memasuki usia satu bulan dapat terus tumbuh optimal hingga masa panen tiba. Dengan kondisi tanaman yang sehat, hasil panen diharapkan mampu memberikan keuntungan bagi petani sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan produksi jagung di Kabupaten Jombang.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Selain melakukan peninjauan, anggota Polsek Diwek juga berdialog dengan petani mengenai perkembangan tanaman serta kondisi lahan. Komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak dalam menjaga ketahanan pangan.
Pendekatan humanis melalui kegiatan di sektor pertanian juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k
Dengan pertumbuhan tanaman jagung yang dinilai baik dan pendampingan yang terus dilakukan, Polsek Diwek optimistis target panen pada Oktober 2026 dapat tercapai sesuai harapan. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata dalam mendukung Program Nasional Asta Cita, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Jombang dan Indonesia secara keseluruhan.
Penulis: Erick Marizta
Editor: Samsu








