Polres Batu Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Bantengan Nuswantoro

IMG-20260802-WA0095

LINGKARMEDIA.COM – Polres Batu menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan pelaksanaan kegiatan budaya Bantengan Nuswantoro yang digelar pada Minggu (2/8/2026) di Kota Batu. Selain menerjunkan personel pengamanan di sepanjang rute, kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna memastikan arus kendaraan tetap lancar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan kegiatan tersebut.

Kegiatan Bantengan Nuswantoro diperkirakan akan menarik ribuan peserta dan penonton. Oleh karena itu, Polres Batu telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, termasuk pemetaan titik-titik rawan kemacetan dan penyusunan jalur alternatif bagi pengguna jalan.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/wakil-wali-kota-batu-hadiri-ziarah-dan-tabur-bunga-peringatan-79-tahun-pahlawan-trip-khofifah-ajak-generasi-muda-teladani-semangat-juang/

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Jaka, mengatakan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk mengawal jalannya kegiatan budaya tersebut. Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada peserta bantengan, tetapi juga pada keselamatan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui.

“Polres Batu siap mengamankan jalannya kegiatan Bantengan Nuswantoro serta melakukan pengaturan lalu lintas agar tetap lancar dan aman bagi masyarakat,” ujar AKP Jaka, Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan Bantengan Nuswantoro akan dimulai dari Stadion Brantas Kota Batu dengan rute yang telah ditetapkan panitia. Peserta akan bergerak dari sisi timur Stadion Brantas menuju kawasan Sini Sono, kemudian melintasi Alun-alun Kota Batu, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan berakhir di depan Rumah Dinas Wali Kota Batu.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Rute tersebut dipilih karena dinilai mampu menampung antusiasme masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya bantengan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung, Satlantas Polres Batu telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di beberapa titik strategis.

Bagi kendaraan yang datang dari arah bawah menuju Pujon, arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Dewi Sartika atas, kemudian menuju Jalan Sultan Agung, Simpang Tiga Taman Makam Pahlawan (TMP), Srebet, Jalan Melati, Exit Songgoriti, hingga Payung.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Khusus di Jalan Melati, akan diberlakukan sistem satu arah dari bawah menuju atas. Kebijakan ini diterapkan agar kendaraan, terutama kendaraan roda enam atau truk, dapat melintas dengan lebih aman dan lancar tanpa menimbulkan antrean panjang.

Sementara itu, bagi kendaraan dari arah Pujon menuju Kota Batu atau ke arah bawah, pengaturan lalu lintas juga telah disiapkan. Kendaraan dari Simpang Empat Pesanggrahan akan diarahkan masuk ke Jalan Panglima Sudirman.

Selanjutnya, di depan Perumahan Panorama akan diberlakukan sistem contraflow pada lajur sisi selatan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Sedangkan di Simpang Empat BCA, kendaraan diwajibkan berbelok ke kiri dan mengikuti arahan petugas karena terdapat perlintasan dengan rute peserta Bantengan Nuswantoro yang melintasi Jalan Gajah Mada.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

AKP Jaka menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di Jalan Panglima Sudirman menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelancaran arus kendaraan selama kegiatan berlangsung. Apabila ruas jalan tersebut dapat tetap steril dari peserta setelah iring-iringan melintas dan tidak dipenuhi kendaraan yang parkir sembarangan, maka arus lalu lintas diperkirakan masih dapat berjalan normal.

Namun demikian, apabila situasi di lapangan berubah dan terjadi kepadatan yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, petugas akan segera menerapkan pengalihan arus ke jalur alternatif yang telah disiapkan sebelumnya.

“Jika situasi di Jalan Panglima Sudirman tidak memungkinkan, petugas akan segera melakukan pengalihan ke jalur alternatif guna memastikan arus lalu lintas dari arah bawah ke Pujon maupun sebaliknya tetap lancar,” jelasnya.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Selain rekayasa lalu lintas, personel kepolisian juga akan ditempatkan di sejumlah simpang jalan, titik keramaian, serta lokasi yang diperkirakan menjadi pusat konsentrasi masyarakat. Kehadiran petugas diharapkan dapat mempercepat pengaturan arus kendaraan sekaligus memberikan bantuan kepada pengguna jalan apabila terjadi kepadatan.

Polres Batu juga mengimbau masyarakat yang hendak melintas di kawasan pusat Kota Batu agar mengatur waktu perjalanan dan, bila memungkinkan, menggunakan jalur alternatif selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi peserta Bantengan Nuswantoro.

Selain itu, masyarakat diminta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak memarkir kendaraan di bahu jalan yang dilalui peserta, serta selalu mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, panitia, dan masyarakat, pelaksanaan Bantengan Nuswantoro diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan budaya yang menjadi salah satu daya tarik Kota Batu ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat pelestarian seni tradisional sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses