Polisi Olah TKP Kematian Sutrimo di Klinik Mordent, Inafis Polda Metro Jaya Periksa Lokasi

IMG_20260727_050350

LINGKARMEDIA.COM – Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Metro Jaya mendatangi Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7/2026) malam. Kedatangan tim tersebut berkaitan dengan meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sekitar lokasi klinik.

Sutrimo disebut-sebut sebagai kepala rumah tangga (karutga) eks Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Namun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang yang memastikan hubungan maupun status Sutrimo sebagai karutga mantan Jampidsus tersebut.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/ylbhi-kecam-pernyataan-prabowo-yang-samakan-kelompok-kritis-dengan-londo-ireng/

Dalam proses pemeriksaan, sejumlah petugas kepolisian terlihat melakukan serangkaian kegiatan di area Klinik Mordent. Tim Inafis melakukan pengecekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat Sutrimo ditemukan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Petugas juga tampak membawa sejumlah peralatan pendukung untuk proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang di sekitar area klinik untuk membatasi akses masyarakat maupun pihak lain yang tidak berkepentingan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga membawa satu unit sepeda motor yang berada di lokasi kejadian. Kendaraan tersebut diduga menjadi salah satu barang yang diperiksa oleh penyidik untuk mendukung proses penyelidikan.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, penyidik langsung bergerak melakukan pemeriksaan setelah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut.

“Kita olah TKP tadi. Begitu dapat informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV,” kata Iskandarsyah, Minggu (26/7/2026).

Olah TKP di lokasi tersebut telah selesai dilakukan. Meski demikian, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi masih mengumpulkan berbagai informasi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Penyidik juga menyisir lingkungan sekitar lokasi kejadian guna mencari keterangan dari sejumlah saksi. Selain itu, polisi menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar klinik.

Rekaman CCTV tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengetahui aktivitas maupun pergerakan orang-orang yang berada di sekitar lokasi saat Sutrimo ditemukan. Pemeriksaan terhadap saksi dan rekaman kamera pengawas juga dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai waktu serta kronologi kejadian.

Hingga kini, polisi belum menyampaikan secara rinci penyebab Sutrimo meninggal dunia. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap berbagai temuan di lapangan, termasuk hasil pemeriksaan lokasi dan informasi dari para saksi.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Keterangan mengenai kondisi Sutrimo saat ditemukan juga masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi perlu mengumpulkan bukti serta informasi yang cukup sebelum menyimpulkan secara resmi mengenai penyebab maupun rangkaian kejadian yang berujung pada meninggalnya pria tersebut.

Nama Sutrimo menjadi perhatian karena disebut-sebut memiliki hubungan dengan eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Namun, kepolisian hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait status tersebut.

Polisi memastikan penyelidikan masih berjalan. Sejumlah kemungkinan akan didalami berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, penelusuran CCTV, serta barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Dengan proses penyelidikan yang masih berlangsung, aparat kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut. Masyarakat juga masih menunggu keterangan resmi mengenai identitas, hubungan Sutrimo dengan pihak-pihak terkait, serta penyebab pasti meninggalnya pria tersebut di sekitar Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 

Penulis : Panji

Editor: Samsu