Konflik Bersenjata Sudan, 34 Juta Warga Terancam Kelaparan Terbesar Di Dunia
LINGKARMEDIA.COM – Akibat konflik bersenjata di Sudan memicu krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Jutaan warga terancam kelaparan, mengungsi, dan kehilangan akses layanan dasar, terutama perempuan dan anak-anak.
Pertempuran tanpa henti di Sudan hampir melumpuhkan layanan penting dan menuju pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) secara luas. Hampir 34 juta warga membutuhkan batuan kemanusiaan, termasuk lebih dari tujuh juta perempuan dan anak perempuan berusia reproduksi.
Wilayah Kordofan menjadi pusat kekerasan terbaru. Warga terjebak dengan pasokan makanan menipis dan layanan kesehatan yang nyaris tidak tersedia.
Program Pangan Dunia (WFP) juga telah memperingatkan bahwa Sudan mengalami krisis kelaparan terbesar di dunia.
Pada Januari, WFP melaporkan bahwa persediaan bantuan pangan di Sudan akan habis dalam dua bulan ke depan akibat krisis pendanaan yang parah.
Badan PBB itu menegaskan bahwa tanpa dana tambahan, jutaan orang di Sudan terancam tidak mendapatkan bantuan pangan dalam beberapa pekan. Jatah makanan sudah dikurangi hingga ke batas minimum untuk bertahan hidup, kata WFP.
Sebagian pengungsi kini berlindung di kamp pengungsian dengan kondisi darurat dan dukungan terbatas. Banyak dari mereka tiba tanpa membawa harta benda setelah melintasi zona konflik.
Sudan dilanda krisis kemanusiaan parah akibat perang saudara sejak April 2023 yang telah menghancurkan infrastruktur nasional dan melumpuhkan ekonomi negara itu.
Penulis: Tim Ekopol
Editor: Ramses








