Kepekaan Terhadap Ketidakadilan

IMG-20251228-WA0005

Jika Anda memiliki kemampuan untuk gemetar karena marah setiap kali ketidakadilan terjadi di dunia, maka kita adalah kawan.

— Che Guevara

Kutipan ini menegaskan bahwa kepekaan moral adalah dasar dari solidaritas manusia. Che Guevara tidak berbicara tentang kesamaan ideologi, bangsa, atau kepentingan, melainkan tentang kemampuan untuk merasakan ketidakadilan sebagai sesuatu yang menyentuh hati nurani. Marah terhadap ketidakadilan bukan kelemahan emosional, melainkan tanda bahwa kemanusiaan masih hidup.

Dalam dunia yang penuh ketimpangan, banyak orang memilih untuk terbiasa dan acuh. Ketidakadilan yang berulang dianggap normal, selama tidak menyentuh kepentingan pribadi. Guevara justru menolak sikap itu. Baginya, ketidakadilan di mana pun adalah ancaman bagi keadilan di mana saja, dan diam berarti membiarkan penderitaan terus berlangsung.

“Gemetar karena marah” bukan ajakan pada kebencian, melainkan ekspresi empati yang mendalam. Itu adalah reaksi manusiawi terhadap penindasan, kemiskinan, dan perlakuan tidak adil. Dari kepekaan inilah lahir keberanian untuk bersuara, bertindak, dan berdiri bersama mereka yang dilemahkan oleh sistem.

Pesan ini tetap relevan hingga kini: perubahan besar selalu berawal dari orang-orang yang tidak bisa berdamai dengan ketidakadilan. Menjaga kepekaan terhadap penderitaan orang lain adalah langkah awal untuk membangun dunia yang lebih adil dan manusiawi.

Penulis : Tim Literasi Global lingkarmedia.com

 

Editor : Samsu