HUT RI Ke-80, Pemkot Bekasi Gelar Tabur Bunga di Sasak kapuk

IMG_20250817_212335

Kota Bekasi, lingkarmedia.com –  Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke-80, Pemerintahan Kota Bekasi bersama dengan masyarakat menggelar agenda tabur bunga di Sasak kapuk, Kelurahan Medan Satria, kecamatan Medan Satria, Kota  Bekasi barat, Minggu (17/8/2025) siang.

Tabur bunga yang dilaksanakan sekira pukul 11.00 WIB tersebut untuk mengenang pertempuran di Sasak Kapuk pada 29 November 1945 yang dilakukan masyarakat Bekasi di bawah kepemimpinan seorang tokoh masyarakat KH Nur Ali dalam melawan penjajahan Belanda.

Hadir dalam tabur bunga diantaranya,  Wali Kota Bekasi,Tri Adhianto Tjahyono, anggota Komisi 5 DPRD, H. Suryo Harjo, serta tokoh masyarakat, Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Acara ini merupakan upaya pemerintah beserta masyarakat untuk membangun sebuah monumen perjuangan sebagai tanda Sasak kapuk adalah lokasi titik dimana perjuangan masyarakat Bekasi terjadi kala itu.

Hal ini seperti yang disampaikan Suryo Harjo yang biasa disapa H. Ajo dalam sambutannya. Politisi dari Partai Golkar ini mengatakan, “perjuangan H. Nur Ali bersama masyarakat Bekasi saat melawan Belanda tidak bisa kita lupakan “.

Pada kesempatannya, Suryo mendorong Wali Kota Bekasi untuk segera membangun monumen perjuangan di lokasi tersebut. “Pembangunan monumen ini bertujuan agar masyarakat Bekasi tahu bahwa di lokasi ini dulu ada perjuangan melawan Belanda yang dipimpin H. Nur Ali”, tegasnya.

Dirinya menambahkan, saat ini bukan hanya sekedar mengenang perjuangannya, tetapi juga merupakan momen untuk mengenang biografi H. Nur Ali sebagai tokoh pejuang kemerdekaan.

“Kita harus mengenang biografi beliau mulai kelahirannya, perjuangan yang dilakukan, saat berangkat haji hingga balik ke sini yang kemudian tergerak hatinya untuk mempertahankan Indonesia. Apa yang kemudian beliau lakukan dengan mengangkat senjata di jamannya, dan hari ini kita mengangkat buku” tambahnya.

Sementara, pada kesempatan terpisah Wali Kota Bekasi,Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan acara tabur bunga tersebut merupakan hal yang menurutnya sangat membanggakan.

Tri Adhianto mengatakan, “ini sesuatu yang membanggakan, dimana kita hari ini mengenang perjuangan KH. Nur Ali yang pada saat itu telah menginisiasi pendidikan. Dari sinilah kemudian kita benar-benar konsentrasi di dunia pendidikan yang kemudian akan mencerahkan bangsa Indonesia “, pungkasnya.

(Agus)