Buntut Pernyataan Alvin Lim Di Kanal YouTube, Keluarga Besar Pramugari Indonesia Angkat Bicara

IMG-20241226-WA0038

Jakarta – Menyikapi Pernyataan Alvin Lim seorang pengacara terkait pekerjaan sampingan seorang pramugari, Keluarga Besar Pramugari Indonesia yang beranggotakan Pramugari aktif dan mantan Pramugari dari beberapa maskapai di Indonesia dan luar Indonesia akhirnya angkat bicara.

Hal ini disampaikan dalam press conference yang mengangkat tema Upaya Hukum Membela Harkat dan Martabat Profesi Pramugari di Indonesia, pada Rabu ( 25/12/2024 ).

Dalam Press Conference, Febry Ayu, salah satu perwakilan keluarga besar pramugari menilai bahwa pernyataan Alvin Lim yang diunggah di akun YouTube Quotient TV baru – baru ini sangat merugikan bahkan melecehkan profesi pramugari.

“ Pramugari merasa sangat dirugikan, dilecehkan, serta dipermalukan profesi/pekerjaannya dengan video yang diunggah oleh akun Youtube Quotient TV pada menit 12 detik 50 sampai dengan menit ke 13 detik 50 dengan konten yang disampaikan oleh Pengacara Alvin Lim bahwa Pramugari menyambi sebagai ” PELACUR ” , ” ujar Febry Ayu.

Dirinya menambahkan, bahwa Pramugari adalah salah satu pekerjaan yang mulia, selain harus menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang pramugari juga bertaruh nyawa dalam menjalankan tugasnya.

“ Perempuan yang bahkan juga seorang Ibu dari anak – anaknya. Bekerja mempertaruhkan nyawa lalu dilecehkan oleh Alvin Lim di Youtube Quotient TV dengan sampingan sebagai Pelacur sangat tidak bermoral dan merendahkan harkat martabat seorang wanita khususnya seorang ibu, ”  tegas Febry.

Untuk menjadi seorang pramugari tidaklah mudah, harus menempuh pendidikan khusus yang tidak sebentar serta lulus ujian kompetensi dengan Kementerian Perhubungan Terkait prosedur keselamatan dan keamanan dalam pesawat.

Pendidikan yang ditempuh diantaranya adalah mengenai pertolongan pertama, cara membantu proses melahirkan, menghadapi pembajakan pesawat, ancaman bom, penumpang yang tidak mematuhi peraturan/mengganggu penerbangan dan masih banyak lagi.

Pramugari merupakan pekerjaan yang tidak mengenal tanggal merah karena setiap libur nasional seorang pramugari harus siap menjalankan tugasnya untuk keselamatan penerbangan khususnya keselamatan penumpang.

Seringkali pramugari mengorbankan waktu hari raya keagamaan maupun hari spesial bersama keluarga karena harus melakukan tugas terbang.

Saat ada penumpang yang sakit di pesawat maka menjadi tanggung jawab pramugari untuk memberikan pertolongan pertama meskipun pramugari bukanlah petugas medis.

Bahkan apabila terjadi keadaan darurat pramugari adalah garda pertama untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dengan berusaha untuk dapat mengevakuasi penumpang selama 90 detik.

Seluruh hal ini merupakan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh pramugari atau awak kabin.

“ Pramugari mempunyai pekerjaan sampingan, namun bukan seperti yang diucapkan oleh Alvin Lim, ” ungkap Febry.

Pekerjaan sampingannya antara lain yaitu guru bahasa asing, design interior, pelukis, penulis, influencer, pengacara, pengusaha, pelatih olahraga, guru mengaji, dan lain sebagainya bahkan mantan pramugari sudah ada yang menjadi seorang politisi.

Melalui Adlina Bakhri, SH MH, Kuasa Hukum Keluarga Besar Pramugari Indonesia meminta kepada Alvin Lim dan pemilik akun Youtube Quotient TV untuk segera meminta maaf kepada seluruh Pramugari dengan permintaan maaf terbuka minimal di 5 (lima) media nasional dan menghapus video yang melecehkan pekerjaan pramugari dalam waktu 2 x 24 jam mulai hari ini.

” Apabila dalam waktu 2 x 24 jam tidak ada permintaan maaf sebagaimana disebutkan diatas, maka kami akan menempuh langkah hukum, ” ujar Adlina Bakhri, SH MH.

( CNI )