Bio Solar di SPBU Khusus Nelayan Tidak Tepat Sasaran, Aparat Tutup Mata

IMG_20251030_071117

Kab. Kendal, lingkarmedia.com – Berbeda dengan SPBU-SPBU yang lain, SPBU yang seharusnya digunakan untuk mensuplai solar bagi nelayan tak luput jadi sasaran ngangsu pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Pasalnya, SPBU khusus nelayan yang ada di Kecamatan Kendal ini tiap harinya didatangi para pengangsu dengan membawa jerigen dalam jumlah banyak menggunakan motor roda tiga.

Menurut warga sekitar yang menyaksikan kegiatan ngangsu tersebut menjelaskan, bahwa mereka yang mengangsu adalah masyarakat biasa dan dijual ke salah satu penampung di Kecamatan Kendal. Tidak tanggung-tanggung, para pengangsu sekali melakukan transaksi pembelian bio solar bersubsidi bisa mencapai 1 ton per hari setiap orangnya.

“Yang ngangsu itu warga biasa, mereka beli bisa sampai satu ton menggunakan kendaraan tosa dan dijual ke penampung”, ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (29/10/2025).

Ditambahkannya, akibat adanya aktivitas ngangsu tersebut, jatah solar buat nelayan jadi berkurang bahkan sempat tak kebagian karena stok solar di SPBU tersebut telah habis.

“Akibat aktivitas mereka, sering kali nelayan tak mendapatkan solar karena habis”, tambahnya.

Lebih mirisnya lagi, mereka yang melakukan ngangsu solar bersubsidi tersebut saat melakukan pembelian tanpa ada kendala dalam pelayanannya, berbeda para nelayan yang seharusnya mendapatkan solar bersubsidi tersebut.

“Mereka beli tidak ada kendala, sedangkan nelayan yang seharusnya mendapatkan solar justru dipersulit”, ungkapnya.

Praktik penyaluran bio solar yang tidak tepat sasaran tersebut sebenarnya diketahui pihak aparat setempat. Sayangnya, pihak aparat terkesan tutup mata tidak melakukan tindakan apapun untuk menghentikan kegiatan ngangsu solar bersubsidi.

Penulis : Samsu

Editor : Ramses