Bencana Bulanan Banjir ROB di Kelurahan Bandengan
Kab. Kendal, lingkarmedia.com – Musibah banjir ROB di Kabupaten Kendal butuh penanganan serius dari pemerintah kabupaten maupun provinsi Jawa Tengah. Pasalnya, bencana ROB ini berakibat terhambatnya perekonomian masyarakat wilayah terdampak.
Hal ini seperti yang dialami wilayah Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Bencana ROB di wilayah ini bisa dikatakan sering terjadi, saat musim hujan tiba debit air bertambah dan memperparah terjadinya ROB.
Nur Ali, Lurah Bandengan saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Rabu (29/10/2025) mengungkapkan keprihatinannya akan musibah yang sering terjadi di wilayahnya. ” Dengan bencana ROB ini kami memang sangat prihatin, karena untuk warga ekonominya terkendala. Kami sudah mengusulkan kepada instansi terkait, cuma karena efisiensi anggaran jadi bermasalah”.

“ROB sebenarnya sudah terjadi sejak tahun-tahun kemarin dan saat ini yang lebih parah. Ini bencana bulanan yang selalu terjadi”, ungkapnya.
Kepada awak media, Nur Ali mengaku bencana ROB memasuki wilayah Bandengan mencapai 80% dari luas wilayahnya.
Ditambahkannya, penyebab bencana ROB yang terjadi sejak 2016 sejak dibangunnya kawasan industri Kendal (KIK) yang menjadi salah satu penyebab terjadinya ROB. Selain itu, ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya musibah tersebut.
Lurah Bandengan ini mengatakan,”kalau terjadi ROB pasti masuk, padahal sudah ada program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), tapi untuk tahap kedua ini belum ada lagi. Karena kalau kedua ini sheet pile bisa diteruskan maka ini bisa ditangani. Yang kedua soal drainase di depan TPI sampai dengan rumah pompa itu juga belum nyambung, itu yang menjadi masalah kami. Dan juga tanggul-tanggulnya belum ada, karena rumah-rumahnya mepet dengan sungai”.
Selama ini musibah banjir ROB di Kelurahan Bandengan sudah menjadi rutin terjadi tiap bulan, dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kabupaten dan provinsi.
Dengan musibah banjir ROB ini, Nur Ali berharap dari pemerintah untuk melakukan normalisasi saluran air, pembangunan tanggul sungai serta kelanjutan pembangunan sheet pile.
Penulis : Samsu
Editor : Ramses







