Antisipasi Kelebihan Muatan, Dishub Kota Batu Bakal Tambah Armada Apel Gratis
Kota Batu, lingkarmedia.com – Adanya kekuatiran beberapa sopir armada Apel Gratis saat antar jemput siswa sekolah tidaklah berlebihan. Belum lama ini, beberapa sopir menyampaikan keluhannya kepada awak media terkait jumlah kapasitas penumpang untuk para siswa yang sering melebihi kapasitas. Sesuai kapasitasnya, angkutan apel gratis seharusnya tidak lebih dari 12 orang penumpang, namun pada kenyataannya, para sopir mengeluh dimana jumlah siswa yang naik bisa lebih dari 12 orang anak, dimana hal tersebut berkaitan dengan keselamatan penumpang terkhusus siswa sekolah.
Seperti apa yang disampaikan Subardi, salah satu sopir angkot Apel Gratis jurusan Landungsari – Batu kepada awak media saat ditemui di depan SMPN 3 Batu , Senin (17/3).

Subardi mengatakan, ” kapasitas angkot sebenarnya hanya 12 orang, tapi kadang ada kelebihan kapasitas. Tapi kita harus mawas diri, kita lebih tidak boleh. Kadang lebih 1 atau 2 dan kita harus hati-hati, jadi kita bisa menjaga jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan “.
Berbeda dengan yang disampaikan Subardi, Kepala SMPN 3 Kota Batu, Budi Prasetyo, S. Pd saat ditemui di tempat kerjanya menyampaikan, dengan adanya angkutan Apel Gratis sangat membantu orang tua siswa untuk tidak lagi mengeluarkan biaya.
Menanggapi keluhan beberapa sopir terkait kelebihan jumlah kapasitas penumpang, Budi Prasetyo mengatakan, ” perlu adanya sosialisasi atau penjelasan khusus dari dinas perhubungan atau mungkin armadanya yang tidak ada. Yang jelas harapan kami sesuai jumlah kapasitas, karena itu menyangkut keselamatan anak-anak. Jangan sampai berdesak desakan terus di pinggir pintu yang membuat keselamatannya terancam “.

Lebih lanjut, Budi Prasetyo mengatakan pentingnya dihitung kapasitas jumlah siswa yang menggunakan jasa angkutan Apel Gratis di setiap sekolah untuk menentukan jumlah armada yang harus disiapkan.
” Kalau sosialisasi terkait pulang masuknya sudah, tapi terkait kapasitas jumlah siswa yang memanfaatkan angkutan gratis kita belum sempat diajak bicara, ” ujar Budi Prasetyo (17/3).
Sementara itu, menanggapi keluhan sopir angkutan Apel Gratis tentang keselamatan siswa pengguna armada gratis, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Hari Juni Sudanto saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/3/2025) menyampaikan bahwa hal tersebut sudah disampaikan kepada koperasi armada, APMPU, organda serta para pengemudi armada dan pihak sekolah.
Terkait adanya kelebihan jumlah kapasitas penumpang dalam armada, Hari Juni mengatakan, ” kalau ada lebih dari 12 seat artinya itu dari pengemudi dan muridnya “.
Lebih lanjut dijelaskan, Kabid Angkutan Dishub ini menuturkan tentang jumlah kapasitas siswa pengguna armada Apel Gratis diharapkan ada pengajuan dari pihak sekolah kepada Dinas Perhubungan.
Adanya harapan penambahan armada Apel Gratis, pihak Dishub ada rencana penambahan armada dengan mempertimbangkan anggaran yang ada. ” Untuk penambahan armada, kita kembalikan dahulu kepada pihak koperasi apakah sudah siap armadanya. Cadangan armadanya sudah siap belum, ketika ada anggaran maka akan ditambah armadanya “.
Dishub Kota Batu merespon baik dengan adanya keinginan pihak sekolah yang berkeinginan mengajak Dinas Perhubungan untuk bersama-dama menghitung jumlah siswa yang membutuhkan fasilitas armada Apel Gratis di tiap sekolah.
” Kami merespon baik, karena kita sampaikan berapa kebutuhannya, itu sudah kita sampaikan dari awal berapa kebutuhan dari sekolah. Secara kajian memang kalau kita ikuti ya ribuan, ” pungkasnya.
(Ji)








