Raperda RPJMD 2025-2029 Kota Malang, Pembangunan SDM Jadi Sorotan

IMG-20250616-WA0228

Malang, lingkarmedia.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang soroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Bahkan, besar harapannya agar hal tersebut masuk sebagai salah satu isu strategis yang harus dapat diakomodir melalui dokumen rencana pembangunan jarak menengah daerah (RPJMD) 2025-2029.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat,menjelaskan bahwa RPJMD merupakan turunan dari visi dan misi kepala daerah. Masukan dari DPRD tersebut akan menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan dokumen selanjutnya.

“Ini kan RPJMD ya, jadi pembahasan terkait visi misi daerah. Kalau ada masukan, tentu akan kami lihat dan pertimbangkan,” tegas Wahyu.

Selain itu, implementasi dari RPJMD tersebut nantinya akan dijabarkan lebih rinci dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Yang juga akan menjadi pedoman tahunan pelaksanaan pembangunan. Nanti tindak lanjut dari RPJMD ada di RKPD. Di situ lebih detail dan rinci bagaimana pelaksanaannya. Lima tahun adalah target yang kami tetapkan. Tentunya akan ada langkah konkret yang merujuk pada masukan DPRD,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita usai rapat paripurna yang digelar pada Senin (16/6/2025). Saat di wawancarai awak media menjelaskan, seluruh masukan dari jajaran fraksi juga tentu akan dibahas dalam kajian lebih lanjut.

“Seperti saya sampaikan saat pembahasan rancangan awal kemarin, tahun ini menjadi pijakan bagi RPJPD selama 25 tahun ke depan. Karena itu, saya berharap konsentrasinya benar-benar serius menggarap pembangunan SDM, yang akan menjadi landasan langkah pembangunan lima tahunan berikutnya,” jelas Ketua DPRD, yang akrab disapa Mia ini.

Mia mengatakan, seluruh masukan dari fraksi tersebut nantinya akan dikaji lebih lanjut dalam Panitia Khusus (Pansus). Dimana rencananya akan segera dibentuk pada Rabu (18/06/2025) mendatang.

“Ini masukan awal dari fraksi-fraksi. Nantinya akan menjadi referensi dalam pembahasan di pansus. Semua pendapat ini tidak akan diabaikan, pasti akan dimasukkan dalam proses pembahasan,”pungkas Mia

(Yan/Putra)