Ribuan Lowongan Kerja Tersedia dalam Job Fair 2026 Kabupaten Kediri
LINGKARMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya nyata menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kegiatan bursa kerja tersebut berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026, di Conventions Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Ribuan pencari kerja dari berbagai daerah di Kabupaten Kediri dan sekitarnya memadati lokasi acara untuk mencari peluang kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun keterampilan yang dimiliki.
Dalam Job Fair tahun ini, sebanyak 42 perusahaan lokal maupun nasional turut ambil bagian dengan menawarkan berbagai posisi pekerjaan dari beragam sektor. Mulai dari bidang jasa, perbankan, kesehatan, manufaktur, industri hingga sektor pelayanan lainnya.

Secara keseluruhan, tersedia sekitar 1.920 lowongan pekerjaan yang dapat dilamar langsung oleh para pencari kerja. Kesempatan tersebut terbuka bagi lulusan SMA/SMK, diploma, hingga sarjana dengan berbagai kualifikasi yang dibutuhkan masing-masing perusahaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos mengatakan, penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja.
Baca juga: https://lingkarmedia.com/putusan-mk-dan-transparansi-kepailitan-bagi-buruh/
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu masyarakat memperoleh pekerjaan secara lebih cepat dan tepat sasaran.
“Job Fair ini bertujuan untuk memfasilitasi pencari kerja dengan perusahaan yang sedang membutuhkan karyawan sesuai dengan kualifikasi perusahaan,” ujar Ibnu Imad saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya menurunkan tingkat pengangguran melalui berbagai program strategis yang dijalankan Disnaker. Salah satu indikator keberhasilan tersebut terlihat dari tren penurunan angka pengangguran dalam dua tahun terakhir.
Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==
“Di tahun 2024 tingkat pengangguran berada di angka 5,1 persen. Sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 4,7 persen,” jelasnya.
Ibnu menambahkan, Job Fair menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam membuka akses kerja lebih luas bagi masyarakat. Selain bursa kerja, pihaknya juga menjalankan program pelatihan tenaga kerja, peningkatan kompetensi, hingga program padat karya.
Lihat juga: https://www.facebook.com/shar
Program pelatihan tersebut diarahkan agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Dengan demikian, pencari kerja tidak hanya memiliki ijazah formal, tetapi juga kemampuan teknis yang sesuai dengan permintaan pasar kerja.
“Strategi kami tidak hanya membuka lowongan kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap bersaing,” tambahnya.
Menariknya, dalam Job Fair 2026 Kabupaten Kediri ini, Disnaker juga membuka peluang kerja ke luar negeri. Pada hari kedua pelaksanaan, digelar talkshow khusus yang membahas peluang penempatan tenaga kerja di luar negeri, termasuk program kerja ke Jepang.
Lihat juga: https://x.com/LingkarMed
Program tersebut mendapat perhatian besar dari para peserta, khususnya generasi muda yang tertarik bekerja di luar negeri dengan penghasilan dan pengalaman kerja internasional yang lebih kompetitif.
Ibnu menuturkan, peluang kerja luar negeri dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin meningkatkan taraf hidup sekaligus memperoleh pengalaman profesional di negara maju.
“Pada hari kedua ada talkshow yang membahas peluang kerja, termasuk program penempatan tenaga kerja ke Jepang,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kediri, Sonny Subroto Maheri Laksono menegaskan bahwa persoalan pengangguran tidak dapat diselesaikan hanya dengan membuka bursa kerja sesaat.
Menurut Sonny, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak agar penanganan pengangguran dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menyebut konsep pentahelix menjadi pendekatan penting dalam pembangunan ketenagakerjaan, yakni melibatkan pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, masyarakat, dan media.
“Persoalan pengangguran tidak dapat diselesaikan hanya dengan membuka bursa kerja sesaat. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, masyarakat dan media atau konsep pentahelix perlu terus diperkuat,” tegas Sonny.
Menurutnya, dunia pendidikan juga memiliki peran strategis dalam menciptakan lulusan yang siap kerja dan sesuai kebutuhan industri. Sementara sektor swasta diharapkan aktif membuka kesempatan kerja dan mendukung program ketenagakerjaan pemerintah.
Di sisi lain, media massa memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi lowongan kerja, mengawal program pemerintah secara objektif, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dunia kerja dan peluang pengembangan kompetensi.
Sonny mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Job Fair 2026 Kabupaten Kediri. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan perusahaan yang lebih luas.
“Peran media sebagai salah satu pilar demokrasi sangat membantu dalam mengawal program secara objektif dan konstruktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan Job Fair 2026 Kabupaten Kediri juga menjadi momentum penting untuk memperkuat optimisme masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Banyak peserta mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena dapat melamar pekerjaan secara langsung dan memperoleh informasi detail terkait kebutuhan perusahaan.
Selain membuka akses kerja, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara perusahaan dan calon tenaga kerja sehingga proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan efisien.
Dengan tersedianya ribuan lowongan kerja dan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap angka pengangguran dapat terus ditekan serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat di masa mendatang.
Penulis : Erick Marizta
Editor : Samsu








