Sejarah, Peringatan dan Momen Penting di Dunia Pada 17 Maret

IMG-20260317-WA0176

 – ​Pada 17 Maret 1963, Gunung Agung di Bali meletus dengan kekuatan besar yang mencapai Volcanic Explosivity Index (VEI) 5, setara dengan kekuatan letusan Gunung Vesuvius di Italia. Dalam bencana tersebut, tercatat 1.148 orang meninggal dunia dan 296 orang mengalami luka-luka.

Pada 17 Maret 1757, peristiwa penting terjadi di kota Salatiga, Jawa Tengah. Perjanjian Salatiga ditandatangani sebagai solusi damai dari peperangan panjang yang telah berlangsung di Pulau Jawa. Perjanjian ini mengakhiri konflik yang melibatkan Pangeran Sambernyawa, Pakubuwana III, Hamengkubuwana I, dan VOC, serta membagi wilayah Mataram menjadi tiga bagian.

Pada 17 Maret 1942, Jepang berhasil memasuki Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam waktu singkat, seluruh wilayah Sumatera Barat beralih tangan dari Belanda ke Jepang. Pendudukan ini menjadi bagian dari ekspansi besar Jepang di seluruh Indonesia.

Sejarah Populer Lainnya

Di bawah ini merupakan sejarah paling populer yang terjadi pada tanggal 17 Maret.

– 1941: Galeri Seni Nasional dibuka di Washington, DC. Presiden AS Franklin D. Roosevelt membuka galeri tersebut, yang saat ini menyimpan salah satu koleksi seni terbaik dunia.

– 1959: Dalai Lama melarikan diri dari Tibet ke India. Para pengikut dan penasihat Tenzin Gyatso, Dalai Lama ke-14, mengkhawatirkan nyawanya setelah pemberontakan meletus di Lhasa melawan Tiongkok.

– 1969: Golda Meir menjadi Perdana Menteri wanita pertama Israel. Di negaranya, Meir dikenal sebagai “Wanita Besi” jauh sebelum Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher naik ke tampuk kekuasaan.

– 1973: Foto yang dikenal sebagai Burst of joy diambil. Fotografer Slava Veder dianugerahi Penghargaan Pulitzer untuk gambar yang menggambarkan seorang mantan tawanan perang AS yang sedang bersatu kembali dengan keluarganya.

– 1992: Apartheid di Afrika Selatan berakhir. Dalam sebuah referendum, 68,7% warga kulit putih Afrika Selatan memilih penghapusan segregasi rasial di negara tersebut.

Peristiwa Sejarah lainnya

Di bawah ini daftar peristiwa bersejarah lainnya yang terjadi tanggal 17 Maret.

– 455: Senator Roma Petronius Maximus diangkat menjadi Kaisar.

– 1521: Ferdinand Magellan menjadi pelaut Eropa pertama yang mendarat di kepulauan Filipina.

– 1672: Inggris menyatakan perang terhadap Belanda.

– 1757: Ditandatanganinya Perjanjian Salatiga yang membagi wilayah Kesultanan Mataram dan mengakhiri peperangan panjang di Jawa antara Pangeran Sambernyawa dengan Sunan Paku Buwono III,VOC dan Sultan Hamengku Buwono I di Kota Salatiga.

– 1766: Inggris mencabut Undang-Undang Perangko.

– 1776: Pasukan Inggris dievakuasi dari Boston ke Nova Scotia.

– 1799: Napoleon Bonaparte dan pasukannya mencapai pelabuhan Mediterania St. Jean d’Acra, hanya untuk mendapati kapal perang Inggris siap mematahkan pengepungannya terhadap kota itu.

– 1832: Daniel Conway Moncure, pendeta AS, penulis, aktivis anti perbudakan

– 1846: Kate Greenway, pelukis dan ilustrator ( Mother Goose ).

– 1868: Paten pertama untuk mesin pembatalan prangko telah dikeluarkan.

– 1884: John Joseph Montgomery melakukan penerbangan glider pertama di Otay, California.

– 1886: Dua puluh orang Afrika Amerika terbunuh dalam Pembantaian Carrollton di Mississippi.

– 1891: Kapal uap Inggris Utopia tenggelam di lepas pantai Gibraltar.

– 1934: Protokol Roma membentuk aliansi Hungaria, Italia, Austria, dan Jerman.

– 1942: Kamp konsentrasi Yahudi Belzec dibuka di Polandia dan langsung dipadati 30 ribu orang Yahudi lokal.

– Jenderal Douglas MacArthur tiba di Australia untuk memulai tugas sebagai Panglima Tertinggi Sekutu di Pasifik.

– 1945: Kapal perang Sekutu menembaki Sumatera Utara.

– 1959: Dalai Lama menyelamatkan diri ke India.

– 1962: Uni Soviet meminta Amerika Serikat menarik pasukan dari Vietnam Selatan.

– 1963 – Letusan Gunung Agung menewaskan 2.000-an penduduk Bali.

– 1966: Kapal selam AS menemukan bom H yang hilang di Mediterania.

– 1969: Golda Meir menjadi perempuan pertama yang menjabat Perdana Menteri Israel.

– 1970: Angkatan Darat mendakwa 14 perwira dengan tuduhan menyembunyikan fakta dalam kasus pembantaian My Lai .

– 1972: Nixon meminta Kongres untuk menghentikan bus sekolah guna mencapai desegregasi .

– 1973: Dua puluh orang tewas di Kamboja ketika sebuah bom meledak yang ditujukan kepada Presiden Kamboja Lon Nol.

– 1973: Tahanan perang pertama dibebaskan dari “ Hanoi Hilton ” di Hanoi, Vietnam Utara.

– 1985: Presiden Ronald Reagan menyetujui studi bersama dengan Kanada mengenai hujan asam.

– 1992: Warga kulit putih Afrika Selatan menyetujui reformasi konstitusional yang memberikan kesetaraan hukum kepada warga kulit hitam.

– 1993: Serangan bom di Calcutta, India menewaskan 86 warga.

– 2013: Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia dibubarkan sebagai hasil kongres luar biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.

– 2024: Jonatan Christie menjuarai All England 2024 nomor tunggal putra setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dalam pertandingan all-Indonesian final. Masih dalam turnamen yang sama, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses mempertahankan gelar juara nomor ganda putra setelah mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Sedangkan Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose menjuarai Orléans Masters – – 2024: nomor ganda putri setelah mengalahkan Rui Hirokami/Yuna Kato.

Kelahiran dan Kematian

Di bawah ini adalah daftar tokoh dunia yang lahir dan meninggal dunia pada tanggal 17 Maret.

Kelahiran

– 1834: Gottlieb Daimler, Insinyur Jerman, pengusaha, salah satu pendiri Daimler-Motoren-Gesellschaft

1883 Urmuz, Hakim Rumania, penulis

– 1919: Nat King Cole, Penyanyi, pianis, pembawa acara televisi Amerika

1948 William Gibson, Penulis Amerika/Kanada

– 1967: Billy Corgan, Penyanyi-penulis lagu, gitaris, produser Amerika

Kematian

– 180: Markus Aurelius, Kaisar Romawi

– 1956: Fred Allen, Komedian, aktor, dan pembawa acara radio Amerika

– 2005: George F. Kennan, Sejarawan Amerika, diplomat, Duta Besar Amerika Serikat untuk Uni Soviet

– 2006: Oleg Cassini, Perancang busana Prancis/Amerika

– 460: Santo Patrick, Misionaris Irlandia, uskup

Penulis: Tim Literasi Global

Editor: Umi Sudarto