Wisata Edukasi Budaya Desa Ngabab Berpotensi Untuk Dikembangkan
Kabupaten Malang, lingkarmedia.com – Potensi yang ada di sebuah desa perlu adanya perhatian khusus dari pihak pemerintah daerah untuk mendukung perkembangannya. Sebagai desa wisata, Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang ternyata menyimpan potensi yang dapat menunjang ekonomi daerah setempat.
Upaya pengembangan wisata yang ada tersebut merupakan wujud pelaksanaan dari pada visi misi Kepala Desa Ngabab Amin Afandi, S.Pd., S.AP dalam membangun Desa Ngabab sebagai desa wisata edukasi budaya. Sebagai desa yang telah mendapatkan SK Desa Wisata dari Pemerintah Kabupaten Malang, masih mengalami keterbatasan dalam pengelolaan potensi yang ada.

Hal ini seperti disampaikan Raga Canigia Renaldi (30) yang merupakan Sekretaris Desa Ngabab saat ditemui awak media di tempat kerjanya, Selasa (11/3/2025) siang.
Menurut Raga, dalam pengelolaan potensi di desanya masih mengalami keterbatasan. ” Pengelolaan potensi di desa kami, yang kami rasakan masih belum maksimal , artinya belum ada badan khusus untuk mengelola wisata yang ada di desa, ” ungkap Raga .
Dalam perencanaannya, wisata yang ada akan diserahkan kepada BUMDes sebagai pengelola wisata termasuk kelompok pemuda baik Karang Taruna maupun Pokdarwis.
” Saat ini masih dihandle pihak desa sendiri, manakala ada wisatawan edukasi pendidikan dan budaya, baik itu pertanian, peternakan serta kehidupan sosial masyarakat di desa. Sementara kita handle dari pemerintah desa dulu, tetapi kita tetap pada kaidah awalnya kita memberdayakan apa yang ada di desa baik itu kelompok ternak, kelompok tani, kelompok usaha UMKM kemudian kelompok kesenian tetap kita libatkan, karena mereka sebagai motor penggerak. Kita hanya me management tetapi pelakunya tetap mereka, jadi keuntungannya untuk mereka, ” jelas Raga.
Sebagai desa yang memiliki potensi wisata edukasi, Desa Ngabab merupakan salah satu desa binaan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB).

Desa Ngabab memiliki konsep tersendiri dalam mengemas wisata edukasi budaya, dengan memperkenalkan serta menawarkan konsep wisata tentang sosial budaya masyarakat desa.
” Kita menawarkan kembali kepada edukasinya, kebanyakan wisatawan kita dari masyarakat perkotaan. Kita menawarkan pengalaman menjadi masyarakat desa dengan mengajarkan kesederhanaan, mengajarkan bagaimana cara mengolah lahan, penanaman, perawatan sampai dengan masa panen. Selain itu kita sisipkan nilai-nilai kultur budaya, adat istiadat di pedesaan itu seperti apa, ” imbuhnya.
Dengan potensi wisata budaya, beberapa sekolah maupun kampus kerap kali datang ke Desa Ngabab untuk belajar mengenai budaya lokal yang ada.
Sementara, di kesempatan terpisah, melalui pesan WhatsApp, Amin Afandi menyampaikan harapannya ke depan wisatawan yang datang ke Desa Ngabab selain berwisata juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
” Kita berharap ke depannya, orang datang ke Desa Ngabab itu disamping merefresh diri, nantinya pulang dapat ilmu berkaitan UMKM, peternakan dan pertanian. Disamping itu harapan Pemerintah Desa adanya kebanggan masyarakat itu sendiri akan desanya sesuai dengan slogan Pemerintah Desa Ngabab yaitu BANGGA HIDUP DI DESA “, pungkasnya.
(Sam)








