Warung Di Bantul: Gratiskan Makanan untuk Mahasiswa Aceh, Sumut, dan Sumbar
LINGKARMEDIA.COM – Warung Makan Nusantara yang berlokasi di Kepanjen, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersolidaritas memberikan makanan gratis bagi mahasiswa asal Sumatera yang terdampak banjir.
Pemilik warung Nusantara, Muhammad Muslih Kholidin, memahami betul perasaan mahasiswa asal Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang sedang jauh dari kampung halaman mereka.
Di tengah kepanikan mahasiswa yang khawatir akan kondisi keluarga mereka, Muslih berusaha meringankan beban dengan menggratiskan makanan di warungnya. Pengumuman tentang layanan makan gratis ini diunggah melalui berbagai platform media sosial.
“Kami tahu hati kalian pasti resah memikirkan kondisi di kampung halaman, saat sedang jauh di Yogyakarta. Jika saat ini keluarga di Aceh, Sumut, Sumbar, dan sekitarnya kesulitan mengirim uang karena situasi belum membaik, jangan khawatir dan jangan sampai menahan lapar. Warung Makan Nusantara mengajak kalian untuk makan gratis,” tulis pengumuman tersebut.
Muslih menjelaskan bahwa tindakan menggratiskan makanan ini merupakan bentuk kepedulian kecilnya terhadap kondisi bencana yang terjadi di Sumatera.
“Kita melihat ada bencana ini, kan saya prihatin dengan kondisi bencana ini,” ujarnya saat dihubungi pada Rabu (4/12/2025).
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu mahasiswa asal Sumatera tetap fokus dalam belajar, meskipun orangtua mereka mungkin tidak dapat mengirim uang bulanan akibat bencana.
“Yang bisa kami lakukan adalah membantu mereka tetap fokus dalam amanah yang diberikan orang tuanya,” tambahnya.
Pengumuman ini pertama kali diunggah pada Senin (1/12/2025) dan sejak itu mendapat respons positif dari mahasiswa. Pada hari pertama, satu mahasiswa memanfaatkan program ini, dan jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 10 orang pada hari berikutnya.
Untuk mengakses layanan gratis warung makan kecil ini, mahasiswa cukup menunjukkan KTP Aceh, Sumut, atau Sumbar. Ini dilakukan agar bantuan tepat sasaran. Setelah itu bebas memilih menu.
Mahasiswa yang dari daerah bencana Sumatera dibebaskan memilih menu makanan yang diinginkan, dengan pilihan sekitar 20 macam sayur dan lauk yang tersedia.
Meskipun warung ini baru berdiri enam bulan lalu, Muslih yakin bahwa membantu orang-orang yang membutuhkan tidak akan merugikan usahanya.
Penulis: Tim Respon Bencana
Editor: Panji







