Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Kota Malang
Kota Malang, lingkarmedia.com – Ribuan massa Mahasiswa dari BEM Malang Raya yang tergabung dalam Aliansi Malang Memanggil menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan gedung DPRD Kota Malang, mahasiswa yang menggunakan dresscord serrba hitam tersebut mendatangi gedung DPRD sekira pukul 13.15 wib , Selasa (18/2/2025).
Massa yang berasal dari beberapa Kampus Negeri di Kota Malang ini, melakukan long march dari stadion Gajayana menuju gedung DPRD Kota Malang.
Mahasiswa menyampaikan tuntutan utamanya ” menolak efisiensi anggaran pendidikan dan kesehatan, serta memintah pemerintah mencabut Inpres nomor 21 tahun 2025, menolak upaya pemerintah dimana kampus ikut andil dalam tambang ” .
Menurut salah satu peserta aksi kepada awak media mengatakan, ” kami datang ke gedung rakyat ini ingin bertemu dengan para wakil rakyat, walikota serta forkopimda terkait “.
Lebih lanjut dirinya mengaku, pihak mahasiswa jika tak ditemui para forkopimda , walikota dan wakil rakyat, mengacam akan melakukan pendudukan gedung DPRD.

Situasi mulai memanas saat masa aksi mulai membakar ban bekas dan poster bergambar Presiden dan Wakil Presiden RI, Probowo – Gibran . Yang dilanjutkan masa mahasiswa masuk ke halaman gedung DPRD dan diterima anggota dewan dari Fraksi PDIP, PKS dan Partai Gerindra, namun ditolak mahasiswa sembari meneriaki anggota dewan tersebut.

Selang beberapa waktu, mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung DPRD yang dijaga ketat aparat keamanan dari TNI dan Polri, terjadi insiden saling dorong yang diwarnai pelemparan botol air mineral, batu serta gelas.
Di ketahui, aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi-aksi sebelumnya yang terjadi di Surabaya dan Jakarta dengan mengangkat isu sama.
(Ji)








