Upacara HUT RI ke-81 Desa Junrejo, Maknai Kemerdekaan Tanpa Tinggalkan Budaya Leluhur

IMG_20260817_122017

Kota Batu, Lingkarmedia.com – Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat di depan Balai Desa Junrejo dan diikuti berbagai elemen masyarakat.

Peserta upacara terdiri dari seluruh staf Pemerintah Desa Junrejo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh adat, organisasi kepemudaan, kader PKK, Linmas, pengurus RT/RW, warga sekitar, hingga siswa SMKN 2 Kota Batu.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/karnaval-budaya-desa-junrejo-meriah-10-rw-tampilkan-adat-dan-budaya-nusantara/

Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus memahami kembali makna kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Andi Faizal, masyarakat selama ini telah menunjukkan rasa saling menghargai dan kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Junrejo. Nilai tersebut, kata dia, harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.

“Banyak yang menyampaikan, seperti kita tahu apakah kita sudah merdeka atau yang lain-lain serta mendefinisikan kemerdekaan dengan versi masing-masing. Tetapi kita tetap menyatakan bahwa kita merdeka, walaupun dalam kondisi bangsa seperti saat ini,” ungkap Andi Faizal.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Ia menegaskan, kemerdekaan tidak cukup hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, memberikan kontribusi, serta berperan dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Andi Faizal mengajak masyarakat Desa Junrejo untuk mengevaluasi apakah kemerdekaan yang dirasakan saat ini sudah benar-benar memberikan kebebasan yang tetap berpijak pada nilai-nilai kehidupan masyarakat.

“Apakah kita benar-benar merdeka tanpa batasan, kemerdekaan yang menghilangkan adat budaya kultur kita, harusnya tidak. Kemerdekaan dalam arti merdeka bersuara, kita merdeka dalam memberikan sumbangsih pikiran, tenaga atau apapun bagi negara ini melalui Desa Junrejo,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar kemajuan zaman tidak membuat budaya dan adat istiadat leluhur Desa Junrejo semakin tergerus. Menurutnya, perubahan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari, namun jati diri masyarakat harus tetap dipertahankan.

“Perjalanan waktu memang memunculkan sebuah tradisi budaya yang baru. Tetapi sebuah budaya leluhur yang kita miliki sebagai orang Desa Junrejo ini harus tetap kita pertahankan,” katanya.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Dalam amanat tersebut, Andi Faizal juga menyinggung perbedaan pendapat yang menjadi bagian dari dinamika kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjalankan pemerintahan desa. Ia menilai perbedaan pemikiran merupakan hal yang wajar selama disikapi dengan cara yang bijaksana dan tetap mengedepankan kepentingan bersama.

“Mari semua perbedaan pemikiran, memaknai kemerdekaan dalam berpendapat benar-benar menjadi evaluasi bagi kita semua tanpa menghilangkan keluhuran budaya yang kita miliki,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Upacara HUT RI ke-81 Desa Junrejo, Simon Purwoali, mengatakan kegiatan tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di tingkat desa. Ia berharap pelaksanaan upacara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai arti penting kemerdekaan.

“Ini adalah upacara yang kesekian kalinya diadakan di tingkat desa. Alhamdulillah begitu khidmatnya supaya masyarakat dan pemuda desa memahami makna daripada kemerdekaan ini,” ujar Simon kepada awak media.

Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Junrejo dilanjutkan dengan acara andong-andong yang mengambil rute di sejumlah wilayah dusun. Kegiatan tersebut meliputi kawasan Junwatu, Punden Njeding, hingga Punden Rejoso.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Selain itu, masyarakat juga mengikuti berbagai perlombaan yang digelar di tingkat Rukun Warga (RW). Beragam kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat gotong royong warga.

Dalam pelaksanaan upacara, Pasukan Pengibar Bendera (Paskib) dan paduan suara melibatkan anak didik SMKN 2 Kota Batu. Keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk partisipasi generasi muda dalam memperingati momentum kemerdekaan.

Tidak berhenti sampai di situ, warga Dusun Rejoso turut menampilkan pengibaran bendera Merah Putih sepanjang 100 meter setelah upacara selesai. Atraksi tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas warga dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Junrejo berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat. Bukan hanya melalui perayaan, tetapi juga dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, mempertahankan budaya leluhur, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa dan bangsa.

 

Penulis : Samsu

Editor: Ramses