Pemkot Batu Siapkan Arah Pembangunan 2027, Fokus pada Ekonomi Masyarakat dan Layanan Dasar

IMG-20260808-WA0022

LINGKARMEDIA.COM – Pemerintah Kota Batu mulai menyiapkan arah pembangunan untuk tahun 2027. Langkah tersebut ditandai dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batu, Jumat (7/8/2026).

Penyampaian KUA dan PPAS menjadi bagian penting dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batu tahun anggaran 2027. Melalui rancangan tersebut, Pemerintah Kota Batu menetapkan sejumlah prioritas pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/lima-organisasi-teken-pakta-integritas-jaga-kondusivitas-daerah/

Wali Kota Batu Nurochman mengatakan, penyusunan anggaran tahun 2027 tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Anggaran tahun 2027 harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang untuk rekomendasi dan program konkret yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Nurochman.

Menurutnya, sejumlah sektor strategis akan menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan tahun depan. Mulai dari layanan dasar masyarakat, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pertanian, pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif hingga pendidikan.

Pemerintah Kota Batu juga berupaya memastikan kebijakan anggaran tidak hanya menjawab kebutuhan pembangunan saat ini, tetapi sekaligus menjadi instrumen untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing ekonomi daerah.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Kembangkan Smart and Integrated Farming

Salah satu sektor yang mendapat perhatian adalah pertanian. Sebagai daerah yang memiliki potensi pertanian cukup besar, Kota Batu akan terus mendorong modernisasi sektor tersebut melalui penerapan teknologi dan pengelolaan pertanian yang lebih terintegrasi.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengembangan Smart and Integrated Farming pada aset milik pemerintah di Desa Giripurno. Lahan pemerintah dengan luas sekitar 2,8 hektare tersebut akan diarahkan menjadi salah satu kawasan pengembangan pertanian terpadu.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Konsep Smart and Integrated Farming diharapkan dapat mendorong pengelolaan lahan secara lebih efektif dan efisien. Selain meningkatkan produktivitas, pengembangan tersebut juga diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Kota Batu.

Pemkot Batu juga membuka peluang agar program pertanian tersebut dapat dikembangkan dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha maupun pihak lain yang memiliki kompetensi di bidang pertanian modern.

UMKM Didorong Naik Kelas

Selain pertanian, penguatan UMKM menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Batu pada 2027. Pemerintah daerah akan mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui digitalisasi usaha, sertifikasi produk serta perluasan akses pasar. Langkah ini dinilai penting agar produk UMKM Kota Batu tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas.

Sertifikasi produk juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha.

Penguatan UMKM akan berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif. Kota Batu yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang untuk mengintegrasikan berbagai sektor tersebut sehingga menciptakan rantai ekonomi yang lebih kuat.

Program 1.000 Sarjana Terus Dikembangkan

Di bidang pendidikan, Pemkot Batu juga akan melanjutkan pengembangan Program 1.000 Sarjana. Program tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat Kota Batu mendapatkan pendidikan tinggi.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Pengembangan program dilakukan dengan menambah kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Dengan semakin banyaknya mitra pendidikan, diharapkan kesempatan bagi generasi muda Kota Batu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi semakin terbuka.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu investasi jangka panjang yang penting bagi pembangunan daerah. Lulusan perguruan tinggi diharapkan nantinya mampu berkontribusi dalam berbagai sektor, sekaligus memiliki daya saing menghadapi perubahan dunia kerja.

Investasi dan Perdagangan Diperkuat

Selain mengandalkan sektor pertanian, pariwisata dan UMKM, Pemkot Batu juga menempatkan investasi dan perdagangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi 2027.

Penguatan iklim investasi diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Di sisi lain, sektor perdagangan akan terus didorong agar mampu mendukung perputaran ekonomi daerah.

Nurochman menegaskan, penyusunan KUA dan PPAS 2027 masih membuka ruang bagi masukan serta rekomendasi dari DPRD maupun masyarakat. Masukan tersebut diharapkan dapat memperkaya program pembangunan sehingga anggaran yang nantinya ditetapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui arah kebijakan tersebut, Pemkot Batu berupaya menjadikan APBD 2027 bukan sekadar instrumen pembiayaan pemerintahan, tetapi juga sebagai alat untuk memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pembangunan Kota Batu yang berkelanjutan.

Pembahasan KUA dan PPAS selanjutnya akan menjadi bagian dari tahapan penyusunan APBD Kota Batu tahun anggaran 2027. Pemerintah daerah berharap proses pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan prioritas anggaran yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Penulis : Samsu

Editor: Ramses