Peringati , Perumda Tirta Kanjuruhan Jelajahi Sumber Air di Kabupaten Malang

IMG-20260421-WA0114

LINGKARMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati , Perumda Tirta Kanjuruhan menggelar kegiatan bertajuk “Jelajah Sumber Air” di kawasan wisata , yang terletak di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan daerah tersebut dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Mengusung tema global “Water and Gender: Where Water Flows, Equality Grows”, peringatan tahun ini menyoroti keterkaitan antara akses air bersih dengan kesetaraan gender, khususnya peran strategis perempuan dalam pengelolaan air.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/ecosia-broser-peduli-lingkungan-sekian-penelusuran-setara-dengan-satu-pohon/

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, menegaskan bahwa peringatan Hari Air Sedunia tidak boleh hanya berhenti pada seremoni semata. Menurutnya, diperlukan aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

“Perempuan memiliki peran penting dalam pengelolaan air, terutama di tingkat rumah tangga. Mereka adalah manajer air yang sesungguhnya. Oleh karena itu, melalui tema ini, kami ingin mendorong kebijakan pengelolaan air yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kegiatan Jelajah Sumber Air tersebut, para peserta yang terdiri dari jajaran direksi, manajemen, satuan pengawas intern, hingga staf operasional dari berbagai unit layanan turut terlibat langsung melakukan monitoring di sejumlah titik sumber air. Wilayah layanan yang terlibat antara lain Tumpang, Pakis, Jabung, Sawojajar, dan Ponokromo, yang selama ini menjadi bagian penting dalam sistem distribusi air bersih di wilayah timur Kabupaten Malang.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi sumber air tetap terjaga, baik dari segi debit, kualitas, maupun keberlanjutan lingkungan di sekitarnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung terhadap potensi ancaman kerusakan sumber air akibat aktivitas manusia maupun perubahan lingkungan.

Tidak hanya melakukan pemantauan, peserta juga melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam pohon di sekitar area sumber air. Penanaman pohon ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan daya resap air, serta mencegah erosi yang dapat mengancam keberlangsungan sumber air di masa mendatang.

Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat sekitar. Warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak mencemari sumber air, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Edukasi ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keberlangsungan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Lihat juga: https://www.facebook.com/share/1AsvdQn4uw/

Sebagai bagian dari kepedulian sosial, Perumda Tirta Kanjuruhan juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan sumber air. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga sekitar.

Tak hanya itu, dalam momentum Hari Air Sedunia ini, Perumda Tirta Kanjuruhan turut meluncurkan program subsidi pemakaian air sebesar 10 meter kubik bagi pelanggan kategori lansia dan penyandang disabilitas. Program ini merupakan bentuk keberpihakan perusahaan terhadap kelompok rentan agar tetap mendapatkan akses air bersih dengan biaya yang lebih terjangkau.

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sebagai kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Air sebagai kebutuhan dasar manusia harus dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Kawasan sendiri dikenal sebagai salah satu sumber air alami yang memiliki potensi besar dalam mendukung ketersediaan air bersih di Kabupaten Malang. Dengan kondisi alam yang masih asri, kawasan ini menjadi salah satu titik vital yang perlu dijaga keberlanjutannya.

Melalui kegiatan ini, Perumda Tirta Kanjuruhan berharap dapat membangun kesadaran yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga sumber daya air. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

“Air adalah sumber kehidupan. Menjaga sumber air berarti menjaga masa depan. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti hari ini, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus berlanjut,” tambah Syamsul Hadi.

Peringatan setiap tahunnya memang menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak akan urgensi pengelolaan air yang bijak. Di tengah tantangan perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, dan meningkatnya kebutuhan air, upaya pelestarian sumber air menjadi semakin krusial.

Dengan menggabungkan aksi lingkungan, edukasi, serta program sosial, Perumda Tirta Kanjuruhan menunjukkan bahwa peringatan Hari Air Sedunia dapat menjadi momentum strategis untuk mendorong perubahan nyata. Tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memastikan bahwa manfaat air dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Penulis : Putra

Editor : Samsu

 

Meta

 

Perumda Tirta Kanjuruhan memperingati Hari Air Sedunia 2026 dengan jelajah sumber air di Sumber Pitu, Kabupaten Malang, sekaligus mengusung tema kesetaraan gender, aksi lingkungan, dan program sosial bagi masyarakat.

 

Keyword

 

hari air sedunia 2026, perumda tirta kanjuruhan, sumber pitu malang, kabupaten malang, jelajah sumber air, water and gender equality, kesetaraan gender dan air, pelestarian sumber air, edukasi lingkungan malang, penanaman pohon sumber air, krisis air bersih, program subsidi air lansia disabilitas, bantuan sembako warga, tumpang malang, pakis jabung sawujajar ponokromo, konservasi air, sumber daya air berkelanjutan, berita malang hari ini, lingkarmedia malang.

Penulis : Putra

Editor : Samsu