Usai Spanyol, Belgia dan Jerman Tolak Gabung AS Serang Iran

IMG_20260305_194851

LINGKARMEDIA.COM – Jerman dan Belgia secara resmi menyatakan penolakan untuk bergabung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam serangan militer terhadap Iran yang terjadi pada awal Maret 2026.

Berikut adalah poin-poin utama terkait penolakan tersebut:

Penolakan Keterlibatan Militer (Maret 2026)

Jerman: Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menegaskan bahwa Jerman bukan merupakan pihak dalam perang tersebut dan angkatan bersenjatanya (Bundeswehr) tidak akan berpartisipasi. Jerman berkomitmen untuk melakukan upaya de-eskalasi guna mencegah penyebaran kekerasan lebih lanjut.

Belgia: Senada dengan Jerman, pemerintah Belgia juga menegaskan tidak akan bergabung dalam aksi militer tersebut, meskipun mengakui AS sebagai kekuatan terbesar di NATO.

Spanyol: Negara ini juga mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan pangkalan militer miliknya oleh AS untuk menyerang Iran.

Penolakan Terhadap Inisiatif Diplomatik (Januari 2026)

Sebelum ketegangan militer meningkat, kedua negara tersebut juga telah menolak undangan AS untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace) yang digagas oleh pemerintahan Donald Trump pada Januari 2026

Alasan Prinsip: Penolakan ini didasari oleh kekhawatiran bahwa inisiatif tersebut menyimpang dari prinsip multilateralisme dan berpotensi mengabaikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kesesuaian Hukum: Belgia menyatakan keraguan serius mengenai tata kelola dewan tersebut dan kesesuaiannya dengan Piagam PBB.

Keputusan ini mencerminkan sikap hati-hati negara-negara Eropa dalam menanggapi kebijakan luar negeri Washington yang dianggap tidak sejalan dengan konsensus internasional.

 

Penulis : Tim Ekopol

Editor : Panji