Update BNPB: Korban Tewas Banjir Sumatra Bertambah Jadi 969 Jiwa, 252 Hilang

IMG-20251210-WA0059

LINGKARMEDIA.COM – Rilis terbaru dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) terkait perkembangan penanganan darurat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Berdasarkan data BNBP, Selasa (10/12/2025), pukul 13.59 WIB, total korban meninggal mencapai 969 jiwa, hilang 252 jiwa dan terluka 5 ribu jiwa.

Jumlah rumah rusak juga bertambah mencapai 157,9 ribu di 52 kabupaten terdampak.

Selanjutnya, sejumlah fasilitas publik turut terdampak banjir, mulai dari fasilitas kesehatan mencapai 215 rusak, 584 fasilitas pendidikan rusak, 287 gedung perkantoran rusak, 423 rumah ibadah rusak, 498 jembatan rusak dan 1,2 ribu fasilitas umum rusak.

BNBP memastikan proses evakuasi korban bencana banjir masih terus dilakukan.

Penanggung jawab BNPB wilayah Padang Panjang Rudi Supriyadi menyampaikan, pihaknya terus memantau dan memastikan dukungan sumber daya yang dibutuhkan dalam operasi pencarian.

“Komitmen klaster pencarian dalam mencari korban yang hilang optimal dalam memasuki tambahan tiga hari ke-2 dan memberikan kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah dan pemerintah daerah siap melaksanakan pencarian bagi korban yang saat ini belum ditemukan di Lembah Anai, Kota Padang Panjang,” ujar Rudi dalam keterangan resminya, Selasa (9/12/2025).

Selain itu, BNPB juga melakukan pendampingan untuk mendata estimasi nilai usulan infrastruktur jalan dan jembatan maupun bantuan logistik yang dibutuhkan di wilayah terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa kerusakan infrastruktur akibat banjir besar di Pulau Sumatera membutuhkan anggaran penanganan awal mencapai lebih dari Rp 50 triliun. Hal ini ia sampaikan usai berkomunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum.

Penulis: Tim Respon Bencana

Editor: Panji