Sukarno Fun Trail Run digelar DPC PDIP Kota Batu, Diikuti 200 Peserta

IMG_20260628_204556

LINGKARMEDIA.COM – Sebanyak 200 peserta ambil bagian dalam kegiatan Sukarno Fun Trail Run yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kota Batu pada Minggu (28/6/2026) pagi. Kegiatan olahraga berbasis alam ini berlangsung meriah dengan rute menantang yang dimulai dari kawasan wisata Selecta menuju kawasan wisata alam Coban Talun.

Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Syaifudin Zuhri. Sejak pagi hari, ratusan peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti ajang lari lintas alam yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno.

Baca juga: https://lingkarmedia.com/dpc-pdi-perjuangan-kota-batu-gelar-turnamen-catur-piala-bung-karno-ratusan-pecatur-adu-strategi/

Tak hanya masyarakat umum, sejumlah fungsionaris partai dan anggota legislatif dari PDI Perjuangan juga ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Di antaranya anggota DPRD Kota Batu Punjul Santoso, Khamim Tohari, Sampurno, Syaifudin Zuhri, Ganisa Pratiwi Rumpoko, hingga Dewanti Rumpoko yang tampak berbaur bersama peserta lainnya

Ketua DPC PDIP Kota Batu, Syaifudin Zuhri, mengatakan bahwa kegiatan Sukarno Fun Trail Run bukan sekadar agenda olahraga biasa, tetapi juga memiliki makna lebih dalam, yakni menjaga kesehatan sekaligus merawat kelestarian alam.

Lihat juga: https://www.instagram.com/ling.karmediacom?igsh=MWphNHRzOTNuM3hraQ==

Menurutnya, konsep trail run yang melintasi jalur alam dengan berbagai medan seperti tanjakan, turunan, hingga menyeberangi sungai menjadi simbol semangat perjuangan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga kesehatan artinya kita mengadakan jalan lari melintasi alam dengan berbagai medan sampai menyeberangi sungai. Itu dalam rangka menjaga kesehatan. Dalam rangka merawat ibu pertiwi, kita juga melaksanakan penanaman pohon,” ujar Syaifudin kepada awak media.

Lihat juga: https://www.facebook.com/shar

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar secara gratis untuk masyarakat. Awalnya panitia hanya menargetkan 100 peserta, namun tingginya antusiasme membuat jumlah peserta membeludak hingga mencapai 200 orang.

“Awalnya pendaftaran sengaja kita batasi maksimal seratus peserta. Tapi karena antusiasme masyarakat sangat tinggi, akhirnya tidak kita batasi,” tambahnya.

Syaifudin menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa olahraga berbasis alam semakin diminati, terlebih di Kota Batu yang dikenal memiliki bentang alam pegunungan, hutan, dan sumber mata air yang melimpah.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu sekaligus peserta, Khamim Tohari, mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih khusus kepada pengurus PAC dari Kecamatan Bumiaji, Batu, dan Junrejo yang turut berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan.

Khamim juga menyoroti keterlibatan generasi muda, khususnya kalangan Gen Z, dalam kepanitiaan. Menurutnya, hal itu menjadi bagian penting dari proses regenerasi kader dan keberlanjutan perjuangan partai.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang membantu acara ini, khususnya PAC Bumiaji, Batu, dan Junrejo. Kita juga melibatkan anak-anak muda menjadi panitia, yakni Gen Z, yang nanti akan melanjutkan perjuangan kita,” katanya.

Lihat juga: https://x.com/LingkarMed

Lebih jauh, Khamim menegaskan bahwa menjaga dan merawat bumi pertiwi merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai kawasan hutan di Batu, khususnya jalur yang menghubungkan Selecta dan Coban Talun, memiliki fungsi ekologis yang sangat penting.

Menurutnya, kawasan tersebut perlu dijaga karena menjadi penyangga ekosistem sekaligus wilayah tangkapan air bagi Kota Batu dan sekitarnya.

“Selecta dan Coban Talun adalah area hutan yang harus kita lindungi bersama. Kalau lingkungan rusak, maka dampaknya akan dirasakan masyarakat secara luas,” tegasnya.

Lihat juga: https://www.tiktok.com/@lingkarmedia.com?_r=1&_t=Zs-97tfygyn89k

Ia juga mengibaratkan Kota Batu sebagai satu kesatuan wilayah yang saling terhubung. Dalam pandangannya, Kecamatan Bumiaji merupakan “kepala” Kota Batu, Kecamatan Batu sebagai “badan”, dan Kecamatan Junrejo sebagai “kaki”. Karena itu, Bumiaji yang menjadi kawasan hulu harus mendapat perhatian serius.

Menurut Khamim, banyak persoalan bencana seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi berawal dari kerusakan di wilayah hulu. Oleh sebab itu, menjaga kelestarian Bumiaji berarti menjaga keberlangsungan hidup seluruh wilayah Kota Batu.

Di akhir kegiatan, panitia bersama peserta melakukan aksi penanaman pohon secara simbolis di kawasan Coban Talun. Sebanyak 50 bibit pohon ditanam pada tahap awal, sementara total yang direncanakan mencapai 2000 pohon.

Jenis pohon yang ditanam antara lain nangka, kesemek, dan beberapa tanaman buah lainnya yang dinilai cocok dengan kondisi tanah serta iklim di kawasan tersebut.

Ketua Panitia, Malik, mengatakan bahwa Sukarno Fun Trail Run merupakan program perdana yang diinisiasi DPC PDIP Kota Batu dan diharapkan menjadi agenda tahunan.

“Ini program pertama dari DPC PDIP Kota Batu. Tahun depan, Insya Allah akan kita buat lebih besar lagi dengan peserta yang lebih banyak dan konsep yang lebih luas,” ujar Malik.

Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Kota Batu berharap mampu menggabungkan semangat olahraga, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan dalam satu gerakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus alam.

 

Penulis: Samsu

Editor: Ramses